Jakarta (ANTARA) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada Jumat menyepakati perubahan lima direksi dari total 12 anggota direksi perseroan mulai dari posisi direktur finance and strategy hingga direktur information technology.
Sementara itu, susunan Dewan Komisaris BTN tidak mengalami perubahan. Perseroan menyampaikan bahwa perubahan anggota direksi menjadi bagian dari regenerasi dan peremajaan pengelolaan perseroan untuk melanjutkan transformasi BTN dan memperkuat strategi beyond mortgage.
"Perubahan ini sebagai bagian dari upaya regenerasi dan peremajaan pengelolaan di Bank Tabungan Negara. Kami sebagai pengurus di Bank Tabungan Negara hari ini tetap berterima kasih kepada pemegang saham atas perubahan dengan direksi baru yang akan bergabung dengan BTN," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu di Jakarta, Jumat.
Seiring dengan bergabungnya jajaran direksi baru, Nixon berharap perseroan dapat berkembang menjadi jauh lebih baik sekaligus mengakselerasi visi BTN untuk mencapai beyond mortgage, sehingga menjadi bank yang kuat dalam segmen consumer banking.
"Mudah-mudahan BTN ke depan jauh lebih baik lagi dibanding yang sudah terjadi sampai dengan hari ini," kata Nixon.
RUPSLB dengan agenda tunggal tersebut memberhentikan dengan hormat Direktur Finance & Strategy Nofry Rony Poetra, Direktur Human Capital & Compliance Eko Waluyo, Direktur Consumer Banking Hirwandi Gafar, Direktur Risk Management Setiyo Wibowo, dan Direktur Information Technology Tan Jacky Chen.
Selanjutnya, rapat menyetujui untuk mengangkat Adityo Kusumo sebagai Direktur Finance & Strategy, Wiwik Wahyuni sebagai Direktur Human Capital & Compliance, Johanes Barus sebagai Direktur Risk Management, Evita Barliana sebagai Direktur Consumer Banking, serta Gatot Prasetyo sebagai Direktur Information Technology.
Perseroan menyampaikan, direksi baru yang diangkat melalui RUPSLB merupakan profesional dengan pengalaman di berbagai sektor.
Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia, sedangkan Wiwik Wahyuni sebelumnya menjabat Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management.
Sementara, Johanes Barus sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.
Sementara itu, Evita Barliana sebelumnya menjabat Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia dan Gatot Prasetyo sebelumnya menjabat SVP IT Application Support Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN setelah RUPSLB.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Suryo Utomo
Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan
Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
Komisaris Independen: Ida Nuryanti
Komisaris: Fahri Hamzah
Komisaris: Didyk Choiroel
Direksi
Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu
Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
Direktur Consumer Banking: Evita Barliana
Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
Direktur Commercial Banking: Hermita
Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo
Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo
Direktur Risk Management: Johanes Barus*
Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni.
Baca juga: BTN gelar akad kredit massal pemilikan rumah bersubsidi di Jambi
Baca juga: BTN bukukan laba bersih Rp2,51 triliun hingga Juli 2026
Baca juga: Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·