Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan target belanja negara yang dinaikkan sebesar Rp9,1 triliun dari Rp4.097,2 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun dalam postur sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak termasuk permintaan tambahan anggaran yang diajukan kementerian/lembaga (K/L).
"Ya tidaklah. Ini ada keterbatasan. Itulah ekonomi. Kita selalu menghadapi scarcity. Jadi kita mesti milih yang mana yang paling optimal buat perekonomian. Itu yang sedang kita lakukan," ujar Purbaya di Jakarta, Senin.
Dalam rapat kerja pembahasan postur sementara RAPBN 2027 antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, target belanja negara dinaikkan dari sebelumnya Rp4.097,2 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun, sehingga terdapat peningkatan sebesar Rp9,1 triliun.
Peningkatan target belanja negara tersebut hanya terjadi pada pos anggaran belanja pemerintah pusat dalam hal ini kementerian/lembaga, di mana belanja pemerintah pusat ditingkatkan dari sebelumnya Rp3.362,2 triliun menjadi Rp3.371,3. dengan belanja K/L dari sebelumnya Rp1.504,7 triliun menjadi Rp1.513,8 triliun.
Baca juga: Pemerintah dan DPR sepakati asumsi makro RAPBN 2027
Selain target belanja negara, proyeksi pendapatan negara dan hibah juga ditingkatkan sebesar Rp9,1 triliun dari sebelumnya Rp3.426 triliun menjadi Rp3.435,1 triliun.
"Kita diminta efisiensi di beberapa tempat, untuk peningkatan kinerja di beberapa tempat," kata Purbaya.
Sebagai informasi, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dapat mencapai 6 persen secara tahunan (year on year/yoy), sebagaimana dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan, target pertumbuhan ini lebih tinggi dari target APBN 2026 yang sebesar 5,4 persen.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·