Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (kode saham: BBCA) menggelontorkan Rp3,07 triliun untuk pembagian dividen interim pada kuartal III tahun buku 2026, sebagai bagian dari realisasi rencana perseroan yang membayarkan dividen interim sebanyak tiga kali pada 2026.
Pembagian dividen interim kali ini menjadi yang kedua, setelah dividen interim termin pertama atau kuartal II tahun buku 2026 telah dibayarkan pada 26 Juni 2026.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan nilai dividen interim yang dibagikan oleh BCA pada kuartal III tahun buku 2026 telah mempertimbangkan posisi permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, pengembangan bisnis perseroan maupun entitas anak, hingga kualitas aset yang terjaga.
Untuk rencana pembagian dividen interim selanjutnya, besaran dividen per lembar saham akan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan perseroan.
“Kami bersyukur dapat kembali menjalankan komitmen untuk membagikan dividen interim lebih dari satu kali pada tahun buku 2026,” kata Hendra Lembong.
Ia menambahkan bahwa nilai dividen interim yang lebih tinggi dari kuartal sebelumnya merupakan cerminan kinerja solid perseroan pada semester I 2026.
“Terobosan ini diharapkan dapat menjadi hadiah bagi investor, bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata dia.
Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2026, direksi perseroan menginformasikan bahwa untuk tahun buku 2026, apabila kondisi keuangan perseroan memungkinkan, direksi dengan persetujuan dewan komisaris dapat membagikan dividen interim sebanyak tiga kali pada 2026, yang direncanakan akan dibagikan per kuartal.
Seluruh dividen interim yang dibagikan pada tahun buku 2026 akan diperhitungkan dalam dividen final perseroan untuk tahun buku 2026, yang akan dibagikan setelah mendapatkan persetujuan RUPST Perseroan pada 2027.
Per Juni 2026, BCA membukukan pertumbuhan kredit 8,0 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp1.036 triliun. Capaian ini, catat perseroan, menandai untuk pertama kalinya kredit melampaui Rp1.000 triliun.
Penyaluran kredit tersebut didukung pendanaan yang solid, dengan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp1.082 triliun atau tumbuh 10,2 persen (yoy). Adapun total laba BCA dan entitas anak mencapai Rp29,5 triliun pada semester I 2026.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim BCA kuartal III tahun buku 2026.
Pengumuman di Bursa Efek Indonesia dan situs web perseroan: 19 Agustus 2026
Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen interim (cum dividen)
- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 28 Agustus 2026
- Pasar tunai: 1 September 2026
Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen interim (ex dividen)
- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 31 Agustus 2026
- Pasar tunai: 2 September 2026
Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen interim (record date): 1 September 2026
Tanggal pembayaran dividen interim: 16 September 2026
Baca juga: BCA Finance masih mempelajari program Molinas
Baca juga: BCA catat peningkatan pembiayaan EV hingga 2 kali lipat
Baca juga: Wacana penghapusan KBMI 1, BCA Syariah perkuat infrastruktur-kapasitas
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·