Trump Klaim Iran Setuju Tak Akan Pernah Bikin Senjata Nuklir

8 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar Iran sepakat tak akan mempunyai senjata nuklir menyusul negosiasi kedua negara untuk mengakhiri perang.

Trump mengeklaim telah mendapat jaminan dari Iran bahwa mereka tak akan pernah mengembangkan program pengayaan uranium menjadi senjata nuklir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu-satunya jaminan yang harus saya dapatkan adalah tak akan ada senjata nuklir. Mereka sudah setuju, dan itu sangat menarik," kata Trump dalam wawancara yang disiarkan Fox News, Sabtu (30/5).

Selain menghentikan nuklir Iran, prioritas AS saat ini, kata dia, membuka kembali Selat Hormuz yang ditutup sejak awal Maret.

Iran menutup Selat Hormuz usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan negara itu pada 28 Februari. Sebagai bagian dari operasi balasan dan menekan musuh-musuhnya, Teheran menutup rute perdagangan global itu.

Di kesempatan tersebut, Trump juga mengendurkan tindakan militer AS yang sebelumnya tampak agresif ingin kembali menggempur Iran jika tak memenuhi tuntutannya.

"Saya tidak buru-buru. Pelan tapi pasti, saya rasa kita akan mendapat apa yang kita inginkan, dan jika kita tak mendapat apa yang kita mau, kita mengakhiri dengan cara berbeda," kata dia, dikutip AFP.

Sejak negosiasi dimulai, Iran kerap membantah klaim Trump terutama soal program nuklir. Di banyak kesempatan, mereka menegaskan fokus utama mereka mengakhiri perang, dan persoalan nuklir akan dibahas lain waktu.

Masih soal Iran, salah satu sumber mengatakan Trump telah mengirim proposal baru ke pemerintahan yang berbasis di Teheran dengan tuntutan "lebih keras." Tak ada rincian lebih lanjut soal tuntutan yang dimaksud.

Pekan lalu, AS dan Iran sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Washington mengeklaim negosiasi program nuklir Teheran sedang dimulai.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya