TRIM buka akses investor ritel beli IPO obligasi korporasi via digital

2 jam yang lalu 3

Jakarta (ANTARA) - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) melakukan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+, yang salah satu pengembangannya yaitu memberikan akses kepada investor ritel untuk melakukan transaksi obligasi korporasi, Surat Berharga Negara (SBN), hingga obligasi pasar sekunder.

Melalui aplikasi itu, perseroan menjadi perusahaan sekuritas pertama di pasar modal Indonesia yang menghadirkan layanan pembelian Initial Public Offering (IPO) obligasi korporasi secara online melalui aplikasi (digital).

"Selain itu, juga menjadi platform pertama yang menghadirkan transaksi obligasi di pasar sekunder dengan mekanisme Bid & Offer, sehingga investor dapat memasang harga beli maupun jual sesuai target investasi yang diinginkan,” ujar ujar Direktur Trimegah Sekuritas Indonesia, Anung Rony Hascaryo dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Anung mengatakan peluncuran fitur obligasi dalam aplikasi investasi Trima+, ditopang masih besarnya peluang pengembangan pasar obligasi ritel di Indonesia.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat proporsi investor obligasi masih sekitar 5,32 persen dari total investor pasar modal Indonesia yang mencapai 28,9 juta per Juni 2026.

"Yang menunjukkan bahwa partisipasi investor pada instrumen pendapatan tetap masih memiliki ruang untuk terus berkembang," ujar Anung.

Selain menghadirkan akses terhadap obligasi, Anung menjelaskan pembaruan aplikasi Trima+ juga memungkinkan investor dapat mengakses instrumen saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu aplikasi.

Selain itu, pembaruan juga menghadirkan UI/UX yang lebih modern, In-App Registration yang lebih praktis, serta berbagai penyempurnaan yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan investor dalam berinvestasi.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan dapat mendukung investor dalam setiap tahap investment journey mereka,” ujar Anung.

Sementara itu, pada halaman detail saham, Ia menjelaskan investor juga dapat mengakses informasi yang lebih komprehensif, mulai dari data fundamental, data teknis, aktivitas perdagangan, hingga berbagai market insights yang tersedia langsung di dalam aplikasi.

“Trima+ juga menghadirkan fitur edukasi dan informasi pasar seperti Trima+ Highlights, Trima+ Ideas, dan Trima+ Picks untuk membantu investor memahami dinamika pasar serta mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih baik,” ujar Anung.

Baca juga: Ekonom: Entitas merger MI BUMN jadi "anchor" pasar reksa dana-obligasi

Baca juga: Pemerintah terbitkan Panda Bond senilai 7 miliar yuan

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya