Jakarta (ANTARA) - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan telah menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan rencana akuisisi tersebut akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Grup menjadi penyedia solusi energi dan kimia, infrastruktur, serta mobilitas terkemuka di kawasan Asia Tenggara.
“Cycle & Carriage memiliki sejarah yang kuat, merek-merek terpercaya, serta tim yang berpengalaman. Kami berharap dapat mendukung bisnis ini dalam fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus terus melayani pelanggan dan mitra dengan kualitas dan keandalan yang selama ini mereka harapkan,” ujar Erwin sebagaimana keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat.
Erwin menjelaskan, akuisisi tersebut merupakan langkah penting untuk melanjutkan ekspansi regional dan mendukung strategi jangka panjang Grup untuk membangun platform terintegrasi di bidang energi, infrastruktur, serta mobilitas di kawasan Asia Tenggara.
Ia mengungkapkan, Greenhill, afiliasi Mizuho, bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif, sementara Mizuho Bank memberikan dukungan pembiayaan akuisisi kepada Grup untuk transaksi tersebut.
“Kami berkomitmen mempertahankan identitas, kapabilitas, hubungan dengan pelanggan dan OEM, manajemen, serta sumber daya manusia Cycle & Carriage yang telah terbangun, sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan dan kolaborasi di masa depan di seluruh platform regional Grup yang terus berkembang,” ujar Erwin.
Di sisi lain, penyelesaian transaksi tersebut masih bergantung pada persetujuan dari OEM dan pemenuhan persyaratan yang berlaku lainnya.
Cycle & Carriage merupakan bisnis otomotif yang memiliki sejarah panjang di kawasan Asia sejak 1899 dan mewakili berbagai merek otomotif global terkemuka di Singapura dan Malaysia.
Langkah akuisisi bolt-on tersebut akan memberikan Chandra Asri Group platform yang kuat untuk memperluas partisipasi di sepanjang rantai nilai mobilitas, sekaligus melengkapi bisnis energi dan ritel Grup yang telah ada di Singapura.
Selain itu, langkah tersebut melanjutkan ekspansi Chandra Asri Group di Singapura, termasuk melalui akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso, serta semakin memperkuat kehadiran Grup di salah satu pasar mobilitas terpenting di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Chandra Asri raih Rp12,5 triliun untuk akuisisi SPBU ExxonMobil
Baca juga: Emiten Prajogo Pangestu akuisisi jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·