IAPI dorong penguatan kompetensi akuntan di era AI 

43 menit yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mendorong profesi akuntan publik untuk memperkuat kompetensi teknologi di tengah perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam praktik audit dan penjaminan (assurance).

Presiden IAPI Tarkosunaryo mengatakan perkembangan teknologi tidak cukup direspons dengan kemampuan menggunakan perangkat digital, tapi juga membutuhkan integritas, independensi, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.

"Kesiapan profesi dalam menghadapi perkembangan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi profesional, integritas, independensi, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, perkembangan AI dan teknologi digital perlu diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia agar pemanfaatannya tetap sejalan dengan nilai-nilai fundamental profesi dan kepentingan publik.

Perubahan itu yang menjadi perhatian IAPI bersama School of Accounting BINUS University melalui Seminar Pre-Event dan Research Workshop CPA Days 2026 di Tangerang, Banten.

Melalui CPA Days 2026, IAPI dan BINUS University mempertemukan organisasi profesi, regulator, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta calon profesional untuk membahas perubahan teknologi dan kompetensi yang dibutuhkan dalam profesi audit dan akuntansi.

Kompetensi yang dinilai semakin penting bagi calon profesional antara lain literasi teknologi, kemampuan analitis, pemahaman risiko, etika, serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan professional judgment.

Selain perkembangan AI, forum tersebut membahas meningkatnya kebutuhan terhadap sustainability assurance.

Kebutuhan itu sejalan dengan tuntutan pemangku kepentingan terhadap informasi keberlanjutan yang kredibel dan dapat dipercaya.

Dalam forum ini, BINUS University memperkuat posisinya dalam menghadirkan perspektif akademik yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan transformasi profesi akuntansi.

Pengalaman dan kepakaran di bidang teknologi audit keuangan serta ilmu akuntansi menjadi landasan penting untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan integritas.

Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Teknologi Audit Keuangan BINUS University Prof Rindang Widuri mengatakan transformasi AI membuka peluang yang sangat besar bagi perkembangan profesi akuntansi dan auditing.

Namun, kesiapan menghadapi masa depan tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan teknologi.

"Profesional akuntansi juga membutuhkan kemampuan untuk memahami risiko, menerapkan ethical judgment, dan memastikan bahwa setiap penggunaan teknologi tetap berada dalam koridor governance dan integritas profesional," ujarnya.

Melalui CPA Days 2026, IAPI bersama BINUS University mendorong generasi muda untuk mempersiapkan kompetensi dan nilai-nilai profesional yang relevan dengan perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kualitas audit dan assurance dalam menjaga kepercayaan publik.

Baca juga: IAPI adakan program sertifikasi investigasi keuangan

Baca juga: IAPI sedang persiapkan pembangunan ekosistem asurans keberlanjutan

Baca juga: Kadin-IAPI perkuat literasi akuntansi dan kepatuhan pajak pengusaha

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya