Menteri UMKM menambah kuota KUR Bank Sumut jadi Rp2 triliun

49 menit yang lalu 1
Untuk itu, kita tambahkan kuota alokasi KUR menjadi Rp2 triliun.

Medan (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan, Kementerian UMKM menambah kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa diakses melalui Bank Sumut menjadi Rp2 triliun.

"Untuk itu, kita tambahkan kuota alokasi KUR menjadi Rp2 triliun," ujar Maman saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan 2026 di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) dalam keterangannya diterima, di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat.

Dengan tambahan kuota itu, menurut Maman, pihaknya mengharapkan semakin memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM, sekaligus memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi Sumut.

Kementerian UMKM mencatat, secara keseluruhan penyaluran KUR di Sumut telah mencapai sekitar Rp11 triliun kepada sebanyak 168 ribu debitur.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun di antaranya telah disalurkan oleh Bank Sumut, dan menjadi dasar penambahan kuota KUR bagi pelaku UMKM di Sumut.

"Untuk pembahasan teknis terkait penambahan kuota ini akan dilakukan lebih lanjut bersama Bank Sumut," ujar Maman.

Menteri UMKM juga mengatakan, kebijakan ini sebagai langkah pemerintah dalam mendorong peningkatan akses permodalan pelaku usaha di Sumut.

Menurutnya, Bank Sumut merupakan salah satu penyalur KUR yang dinilai memiliki kinerja positif, khususnya dari sisi ketepatan penyaluran dan akuntabilitas.

"Bank Sumut, berdasarkan penilaian kami selama beberapa tahun ini mendapatkan penilaian positif dari kami, baik segi ketepatan, segi akuntabilitas dan beberapa hal lainnya," kata Maman.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap Bank Sumut sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pembiayaan UMKM.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami terus meningkatkan kualitas penyaluran KUR. Bagi Bank Sumut, pembiayaan UMKM bukan hanya tentang menyalurkan kredit, tetapi juga bagaimana memastikan pembiayaan tersebut," ujar Heru.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumut 2025, menyebutkan Sumut memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM dengan rasio kewirausahaan 4,1 persen, dan 98,9 persen di antaranya pelaku usaha mikro dan kecil.

"Pembiayaan ini benar-benar mampu mendorong usaha tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah,” kata Heru.

Pihaknya juga menegaskan, Bank Sumut akan terus menghadirkan pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM di Sumut.

"Komitmen ini turut ditunjukkan menggelontorkan program KUR mikro dengan suku bunga nol persen pada 2026, dan tiga persen pada 2027, bebas biaya administrasi dan provisi, serta tanpa agunan," kata Heru lagi.

Baca juga: OJK Sumut terima 1.878 pengaduan dari konsumen hingga Juni 2026

Baca juga: Bank Sumut hadirkan Smartcash layanan transportasi publik BRT Mebidang

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya