Jakarta (ANTARA) - Mantan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan kecintaan terhadap rupiah dapat menjadi wujud nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang juga sebagai cerminan masyarakat yang menjaga kedaulatan negara melalui kekuatan ekonomi.
Retno Marsudi menekankan dinamika global saat ini membuat ketahanan atau resiliensi menjadi semakin penting bagi sebuah negara. Dalam konteks tersebut, ketahanan ekonomi menjadi salah satu unsur yang menentukan kemampuan Indonesia mempertahankan kedaulatannya.
“Kedaulatan rupiah dan rasa cinta kita kepada rupiah artinya adalah bahwa kita memiliki ruang yang cukup untuk menentukan kepentingan ekonomi kita tanpa tergantung secara berlebihan kepada pihak lain,” katanya dalam diskusi berjudul Rupiah untuk Indonesia Berdaulat di Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026, di Jakarta, Jumat.
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Isu Air ini mengatakan kecintaan terhadap rupiah dapat diwujudkan melalui penggunaan rupiah dalam transaksi sehari-hari.
Terlebih apabila uang yang dibelanjakan digunakan untuk membeli produk-produk dalam negeri, sehingga turut memperkuat aktivitas ekonomi nasional.
Baca juga: Retno Marsudi: Pengelolaan air harus lintas sektor
Retno menegaskan.mencintai rupiah bukan berarti Indonesia harus menutup diri dari dunia internasional. Indonesia tetap perlu berinteraksi dan bekerja sama dengan negara lain, namun harus memiliki kapasitas untuk memilih dan mengambil kebijakan berdasarkan kepentingan nasional.
Menurut dia, penguatan posisi rupiah juga terus dilakukan melalui kerja sama, termasuk dengan Bank Indonesia, agar rupiah semakin dapat digunakan dalam transaksi lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.
Kemudahan transaksi menggunakan QRIS di sejumlah negara, kata Retno, menjadi salah satu contoh bagaimana rupiah dan sistem pembayaran Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi nasional.
“Rupiah selain sebagai identitas, juga sebagai sebuah kekuatan untuk membangun ekonomi kita,” katanya.
Retno menambahkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah juga harus dibangun melalui kepercayaan. Kepercayaan tersebut, menurut dia, tumbuh ketika kebijakan dan aksi pemerintah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karena itu, Retno mengajak masyarakat memperkuat kecintaan terhadap rupiah melalui tindakan sederhana, seperti bertransaksi secara bijak, menjaga kondisi fisik uang, serta tidak memalsukan rupiah.
Baca juga: Retno Marsudi: Perlu investasi besar atasi krisis air
Baca juga: Retno Marsudi: Manajemen air berkelanjutan untuk swasembada pangan
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·