Kupang, NTT (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah galeri investasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 23 galeri hingga 2026 seiring meningkatnya upaya edukasi dan literasi pasar modal kepada masyarakat.
Kepala BEI Perwakilan NTT Adevi Sabath Sofani di Kupang, Kamis, mengatakan penambahan tersebut terdiri atas 15 Galeri Investasi di perguruan tinggi dan delapan Galeri Investasi edukasi.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghargai setiap kerja keras teman-teman yang ada di galeri investasi NTT dalam hal mengembangkan pasar modal, khususnya edukasi,” katanya.
Ia mengatakan Galeri Investasi BEI menjadi sarana bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk memperoleh edukasi serta informasi mengenai pasar modal.
Baca juga: BEI NTT tingkatkan literasi pasar modal bagi 31.775 orang lewat SPM
Adevi juga menyampaikan pada 2026 terdapat penambahan empat Galeri Investasi edukasi di Pulau Flores sehingga total Galeri investasi di NTT menjadi 23 galeri.
Selain itu perkembangan jumlah Galeri Investasi juga berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah investor pasar modal di NTT.
“Jadi jumlah investor pasar modal di NTT per Juni 2026 adalah 241.143,” katanya.
Ia menyebutkan jumlah investor pasar modal NTT dalam lima tahun terakhir meningkat dari 35.761 menjadi 241.143 Single Investor Identification (SID) atau bertambah sekitar 6,7 kali lipat.
Baca juga: BEI NTT tambah tiga Galeri Investasi baru hingga awal Oktober 2025
Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·