Putin Undang Zelensky ke Rusia buat Negosiasi, Janji Jamin Keselamatan

33 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk bertemu langsung di Moskow guna membahas negosiasi damai kedua negara. 

Putin juga berjanji menjamin keamanan Zelensky, jika bersedia datang ke ibu kota Rusia tersebut.

Ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan Putin menyampaikan tawaran itu setelah mendapat informasi bahwa Zelensky tertarik mengadakan pembicaraan langsung dengan pemimpin Rusia tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ushakov, informasi itu disampaikan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia Alexander Stubb dalam percakapan telepon dengan Putin baru-baru ini.

"Bos kami menegaskan kembali bahwa jika Zelensky benar-benar ingin mengadakan negosiasi langsung, dia harus datang ke Moskow, di mana semua kondisi yang diperlukan, termasuk yang berkaitan dengan keselamatannya, akan disediakan untuknya," kata Ushakov, seperti dikutip kantor berita Rusia, TASS, pada Selasa (27/10).

Selain membahas kemungkinan pertemuan Putin dan Zelensky, percakapan telepon tersebut juga menyinggung kelanjutan negosiasi trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat (AS).

[Gambas:Video CNN]

Ushakov mengatakan pembicaraan dengan Store dan Stubb terutama berfokus pada kesepakatan untuk melanjutkan perundingan trilateral di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA). Namun, ia menyebut masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibahas lebih lanjut sebelum perundingan tersebut dapat dilanjutkan.

"Ada banyak pertanyaan mengenai masalah ini dan permintaan klarifikasi dari pihak kami," ujar Ushakov, seperti dilaporkan Anadolu.

Ushakov juga menegaskan bahwa keterlibatan perwakilan Eropa dalam negosiasi mengenai Ukraina belum menjadi pembahasan saat ini. Menurut Ushakov, penentuan pihak yang akan mewakili Eropa baru akan dipertimbangkan pada tahap berikutnya.

"Kami sama sekali tidak mempertimbangkan siapa yang mungkin mewakili Eropa, karena itu akan diputuskan pada tahap yang jauh kemudian," katanya.

Ia menambahkan bahwa percakapan telepon antara Putin, Store, dan Stubb berlangsung selama sekitar 90 menit. Ketiga pihak sepakat untuk kembali berkomunikasi jika diperlukan.

"Menurut saya, percakapan telepon itu menyeluruh dan substansial," ujar Ushakov.

(mge/dna)

Baca Artikel Selengkapnya