PT SMI catat komitmen pembiayaan capai Rp275 triliun hingga 2025

2 jam yang lalu 4

Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) mencatat komitmen pembiayaan sebesar Rp275 triliun selama periode 2009 hingga 2025, dengan akumulasi nilai proyek mencapai Rp1.183 triliun.

“Dukungan kami ini memberikan dampak terhadap penyerapan kurang lebih 10,9 juta tenaga kerja,” kata Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah dalam acara Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu.

Selain menciptakan lapangan kerja, pembiayaan tersebut juga berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sekitar 0,5 persen.

Secara rinci, sebaran dampak ekonomi dari pembiayaan PT SMI meliputi Jawa sebesar 29 persen, Sumatera 21,9 persen, Kalimantan 20,2 persen, Maluku dan Papua 16 persen, Sulawesi 7,4 persen, serta Bali dan Nusa Tenggara 5,5 persen.

Baca juga: SMI hadirkan instrumen investasi inovatif, perluas partisipasi publik

Dengan distribusi pembiayaan di seluruh wilayah Indonesia, Reynaldi menilai investasi pada infrastruktur berkualitas memiliki peran krusial dalam mengurangi ketimpangan antarwilayah dan meningkatkan efisiensi ekonomi.

Pendekatan ini diperkuat melalui pembiayaan berbasis riset yang dikembangkan oleh SMI Institute.

Lebih lanjut, Reynaldi menyampaikan kebutuhan pendanaan infrastruktur periode 2025-2029 masih sangat besar.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, kebutuhan investasi infrastruktur diperkirakan mencapai 625 miliar dolar AS untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Namun demikian, kapasitas pendapatan pemerintah, baru mampu memenuhi sekitar 40 persen dari total kebutuhan tersebut," ujarnya.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya