Pendaftaran Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir Melalui Akun Pesantren, Berikut Panduannya

2 jam yang lalu 1

Jakarta, NU Online

Pendaftaran seleksi beasiswa sarjana Al-Azhar jalur PBNU sudah dibuka. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan akun pondok pesantren. Ketentuan tersebut sebagaimana dikatakan Ketua RMI PBNU KH Hodri Arief saat dihubungi NU Online pada Rabu (10/6/2026) malam.

Menurut Kiai Hodri, program ini merupakan upaya PBNU dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkemampuan tafaqquh fiddin berlandaskan tradisi khazanah Islam. Pada saat yang sama, juga memiliki kapasitas akademik yang sejalan dengan kebutuhan dinamika regional dan global.

"Karena itu, RMI PBNU berusaha membuka dan memberikan kesempatan kepada para santri untuk memperdalam ilmu-ilmu keagamaan dan non-keagamaan, sekaligus memperluas horison pengetahuan merekasesuai dengan perkembangan kontemporer," jelas Kiai Hodri secara tertulis.

Ia menjelaskan bahwa pembagian kuota dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi di setiap lini. Menurutnya, PBNU ingin membuka ruang bagi santri dari beragam daerah untuk mengembangkan kemampuan akademiknya. 

"PBNU ingin memastikan kesempatan pengembangan kapasitas dan kapabilitas santri dari berbagai daerah dan pesantren bisa terwujud dengan baik," jelasnya.

Selain itu, Kiai Hodri juga memastikan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan secara terbuka dan berorientasi pada prestasi akademik peserta. Ia menepis anggapan bahwa penerimaan beasiswa dapat dipengaruhi faktor kedekatan dengan tokoh tertentu maupun latar belakang keluarga.

"Dengan kuota yang terbatas, kami melaksanakan proses seleksi berdasarkan kemampuan akademik santri sendiri. Artinya, tidak ada titipan pelamar beasiswa. Seleksi benar-benar berdasarkan kemampuan akademik santri, bukan karena faktor relasi atau titipan dari siapa pun," tegasnya.

"Ketua Umum PBNU selalu berpesan, jangan sampai ada santri yang memiliki kemampuan akademik bagus tidak bisa menerima beasiswa ini hanya karena mereka bukan keluarga kiai atau pengasuh pesantren," sambung Hodri.

Adapun panduan pendaftaran seleksi beasiswa ini dapat diakses melalui tautan berikut.

Untuk diketahui, program seleksi beasiswa Al-Azhar Mesir jalur PBNU tahun 2026 ini menyediakan 30 kuota, masing-masing 15 penerima untuk jurusan non keagamaan dan keagamaan. Penerima beasiswa akan mendapatkan pembiayaan penuh selama masa studi. Adapun pendaftaran seleksi dibuka dari tanggal 10-17 Juni 2026.

Baca Artikel Selengkapnya