Pemkot Batam gandeng Bank Sumut perluas akses permodalan usaha mikro

3 jam yang lalu 1

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Bank Sumut untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dalam program subsidi bunga pinjaman bagi pelaku usaha.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui kemudahan akses pembiayaan usaha.

"Yang kita laksanakan hari ini konteksnya adalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Tugas pemerintah bukan hanya membangun kota secara fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar usahanya berkembang," kata Amsakar di Batam, Jumat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkot Batam dan PT Bank Sumut tentang Program Pemberian Subsidi Bunga kepada Pelaku Usaha Mikro di Kota Batam.

Melalui kerja sama tersebut, pelaku usaha mikro dapat mengakses pinjaman hingga Rp20 juta dengan bunga nol persen, tanpa agunan, biaya administrasi, maupun biaya provisi.

Ia menjelaskan pada tahap awal plafon pinjaman yang diberikan mencapai Rp20 juta per pelaku usaha dengan tenor dua tahun.

"Saya minta saat evaluasi tahun depan plafonnya bisa ditingkatkan sampai Rp50 juta," ujarnya.

Sebelumnya dalam program subsidi bunga tersebut Pemkot Batam telah bekerja sama dengan Bank BTN pada 2025 dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah pada Juni 2026.

Dengan langkah menggandeng Bank Sumut, semakin banyak pilihan lembaga keuangan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro di Batam.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Batam, Salim mengatakan dalam skema bersama Bank Sumut, bunga pinjaman sebesar delapan persen ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Batam sehingga pelaku usaha tidak dikenakan bunga pinjaman.

“Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar dalam APBD 2026,” katanya.

Ia juga mengatakan sebanyak 22 pelaku usaha telah memanfaatkan program melalui Bank BTN, dengan satu diantaranya telah melunasi pinjaman.

Sementara melalui BRK Syariah, enam pelaku usaha mikro telah memperoleh pembiayaan.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Kredit Konsumer PT Bank Sumut Faisal Panggabean mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan usaha mikro di Batam melalui pembiayaan yang mudah diakses.

Menurutnya selain bunga nol persen, program tersebut juga memberikan berbagai kemudahan berupa pinjaman tanpa agunan, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, serta premi asuransi yang ditanggung pihak bank.

"Debitur benar-benar mendapatkan pembiayaan dengan bunga nol persen. Tidak ada agunan, tidak ada biaya provisi maupun administrasi, bahkan asuransinya juga kami tanggung. Harapannya program ini dapat mendorong kemajuan UMKM di Kota Batam," kata Faisal.

Baca juga: Pemkot Batam sediakan dua skema permodalan untuk dukung usaha mikro

Baca juga: Diskum Batam perluas legalitas bagi 200 usaha mikro di wilayah pesisir

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya