OJK: Modal asing masuk di saham berlanjut, net buy Rp1,19 triliun

59 menit yang lalu 4
Pasar saham dalam negeri melanjutkan arah penguatan pada bulan Agustus 2026

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa aliran modal masuk investor asing di pasar saham domestik berlanjut pada Agustus 2026 dengan net buy investor asing senilai Rp1,19 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.525,48 per akhir Agustus, meningkat 4,64 persen secara bulanan (month to month/mtm). Menurut OJK, resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik juga tetap manageable.

“Pasar saham dalam negeri melanjutkan arah penguatan pada bulan Agustus 2026,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers hasil RDKB Agustus 2026 di Jakarta, Senin.

Selanjutnya, tata-rata bid-ask spread pasar saham pada bulan laporan berada pada level 1,17 persen, menyempit dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat di angka 1,33 persen.

“Hal ini sejalan dengan arah pemulihan pergerakan pasar domestik,” kata Hasan.

Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada Agustus 2026 ditutup pada level 440,04 atau naik 2,23 persen month to month.

Minat investor asing terhadap instrumen SBN tetap positif tercermin dari net buy di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp15,35 triliun month to month.

Hasan menambahkan bahwa kinerja industri pengelolaan investasi tetap terjaga baik di bulan laporan.

Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp652,88 triliun per 31 Agustus 2026 atau meningkat 0,05 persen month to month. Adapun investor reksa dana membukukan net redemption sebesar Rp8,5 triliun secara month to month.

Kemudian, jumlah investor di pasar modal terus melanjutkan tren peningkatan sejalan dengan inisiatif pendalaman pasar dan penguatan ekosistem digital di industri pasar modal.

Penambahan investor tercatat sebanyak 1,07 juta di bulan Agustus 2026 secara month to month sehingga total jumlah investor telah mencapai angka 31,14 juta atau telah tumbuh sebanyak 52,9 persen secara year to date (ytd) atau tahun kalender berjalan

Hasan mengatakan, penghimpunan dana oleh korporasi domestik di pasar modal domestik tetap kuat. Hingga akhir Agustus secara year to date, nilai fundraising mencapai Rp128,8 triliun dan terdapat 24 rencana penawaran umum di dalam pipeline pemrosesan.

Untuk penggalangan dana melalui Securities Crowdfunding (SCF), total nilai dana dihimpun secara agregat telah mencapai Rp2,04 triliun.

Pada pasar keuangan derivatif, volume transaksi secara akumulatif selama periode Januari sampai Agustus 2026 atau year to date mencapai 352.853 lot.

Sementara di bursa karbon, secara agregat hingga Agustus terdapat 159 pengguna jasa yang telah terdaftar. Adapun volume transaksi tercatat sebanyak 1,98 juta ton of carbon dioxide equivalent (CO2e) dengan akumulasi nilai transaksi mencapai Rp93,9 miliar.

Baca juga: OJK: Mekanisme "price discovery" bursa mineral tengah dirumuskan

Baca juga: OJK targetkan integrasi ekosistem asuransi kesehatan akhir 2026

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya