Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta dukungan Komisi VI DPR RI atas usulan tambahan anggaran Rp1,86 triliun untuk membiayai sejumlah program strategis sektor perdagangan pada 2027.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pagu anggaran Kemendag 2027 sebesar Rp1,56 triliun telah dioptimalkan, tetapi masih terdapat kebutuhan strategis yang belum dapat ditampung dalam alokasi tersebut.
"Setelah dilakukan optimalisasi terhadap pagu anggaran tahun anggaran 2027, masih terdapat sejumlah kebutuhan strategis yang belum dapat terakomodasi," kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis.
Menurut Budi, kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat, transformasi digital perdagangan, serta perluasan penetrasi produk Indonesia di pasar global.
"Kebutuhan tersebut diperlukan untuk memperbesar daya ungkit sektor perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi, memperkuat pemulihan dan aktivitas ekonomi masyarakat, mendorong transformasi digital perdagangan, serta memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar global," ujar dia.
Kemendag mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,86 triliun melalui surat Menteri Perdagangan tertanggal 27 Agustus 2026.
Dari usulan tersebut, alokasi terbesar sebesar Rp1,2 triliun ditujukan untuk pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat.
Kemendag juga mengusulkan Rp344,13 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera melalui pembangunan atau revitalisasi 56 pasar rakyat.
Selanjutnya, sebesar Rp93,60 miliar diusulkan untuk penguatan fasilitasi ekspor, perundingan perdagangan internasional, pengembangan UMKM ekspor, perdagangan antarwilayah, serta kegiatan strategis perdagangan lainnya.
Adapun Rp134,73 miliar diusulkan untuk penguatan sistem teknologi informasi dan digitalisasi perdagangan, sedangkan Rp90,69 miliar untuk penguatan dukungan perwakilan perdagangan di luar negeri.
Lima komponen usulan tambahan tersebut secara keseluruhan berjumlah tepat Rp1,86 triliun.
Komisi VI DPR RI dalam rapat kerja pada 31 Agustus 2026 sebelumnya telah mendukung pengusulan tambahan anggaran Kemendag.
Dalam rapat Kamis ini, Budi kembali meminta dukungan Komisi VI DPR, termasuk anggota yang duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
"Sehubungan dengan kesimpulan tersebut, kami mohon Komisi VI DPR RI, khususnya Anggota Banggar, dapat mendukung usulan tambahan dimaksud dalam rangka pencapaian kinerja Kementerian Perdagangan tahun 2027," ucap Mendag.
Pagu anggaran Kemendag 2027 yang disampaikan dalam rapat sebesar Rp1,56 triliun, meningkat Rp428,71 miliar dibandingkan pagu indikatif sebesar Rp1,13 triliun.
Pagu Rp1,56 triliun itu terdiri atas Program Perdagangan Dalam Negeri sebesar Rp91,27 miliar, Program Perdagangan Luar Negeri Rp120,23 miliar, serta Program Dukungan Manajemen Rp1,35 triliun.
Baca juga: Kemendag mencatat realisasi anggaran capai 98,62 persen
Baca juga: Anggaran Kemendag turun, Mendag minta tambahan Rp586 miliar
Baca juga: Tahun 2026, Kemendag ajukan tambahan anggaran Rp886,63 miliar
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·