BSI kantongi sertifikasi ISO untuk sistem manajemen informasi privasi

4 jam yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meraih sertifikasi berstandar global ISO/IEC 27701:2025 tentang privacy information management system (PIMS) atau sistem manajemen informasi privasi untuk layanan pada super app BYOND by BSI dan customer care.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta menegaskan bahwa perseroan memastikan tata kelola privasi data nasabah berjalan dengan standar keamanan tinggi yang terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi, melainkan sebuah amanah fundamental untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“Menjadi bank pertama yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 adalah pencapaian penting sekaligus amanah bagi BSI,” kata Bob dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan bahwa bagi perseroan, pelindungan data pribadi merupakan cerminan langsung dari implementasi nilai-nilai syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah.

“Layanan yang unggul harus dibangun di atas fondasi keamanan, transparansi, dan penghormatan absolut terhadap privasi nasabah,” ujar Bob.

Secara teknis, penerapan ISO/IEC 27701:2025 pada layanan BYOND by BSI memastikan bahwa seluruh pengelolaan data dilakukan menggunakan pendekatan privacy-by-design. Sistem dirancang dengan pengendalian akses yang sangat ketat, mitigasi risiko privasi, serta pemantauan berkelanjutan.

Sementara di sektor customer care, verifikasi identitas dan pemenuhan hak subjek data nasabah kini beroperasi mengikuti praktik internasional.

Bob menjelaskan bahwa keamanan data nasabah merupakan esensi dari budaya kerja perusahaan, yakni EMAS (Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati).

Komitmen "Melayani Sepenuh Hati", menurut Bob, diimplementasikan pada beberapa aspek yang tidak hanya melalui keramahan, empati, dan kecepatan di kantor cabang, tetapi juga lewat pelindungan digital yang ketat di ruang siber.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya mengatakan bahwa raihan sertifikasi ini adalah awal dari eskalasi pelindungan data yang lebih masif di BSI.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah strategis kami untuk terus memperkuat tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem layanan BSI.

"Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas SDM dan memperluas budaya pelindungan data di seluruh lini organisasi," kata Arief.

Baca juga: BSI: Pembiayaan SME tumbuh 20 persen capai Rp26,86 triliun per Juni

Baca juga: BSI siapkan tabungan bebas biaya admin untuk jalankan arahan Presiden

Baca juga: Pemerintah siapkan mekanisme penyediaan rekening massal BRI dan BSI

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya