Inhealth perkuat integrasi layanan dengan induk usaha IFG Life

5 jam yang lalu 7

Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) memperkuat integrasi layanan asuransi melalui sinergi produk, layanan, serta pengembangan digital dengan induk usaha IFG Life guna memperluas perlindungan bagi masyarakat.

Direktur Kepatuhan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama Inhealth Marihot H Tambunan, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan penguatan sinergi dilakukan sebagai bagian dari IFG Life dalam struktur holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, Indonesia Financial Group (IFG).

"Kami terus memperkuat sinergi dan bergerak maju bersama IFG dan IFG Life untuk memperkuat fondasi layanan sebagai penyedia asuransi jiwa dan kesehatan," kata Marihot.

Ia menjelaskan kolaborasi yang telah dilakukan antara lain penguatan layanan digital melalui aplikasi One by IFG sejak 2025 serta pengembangan produk asuransi bersama (PAB).

Menurut Marihot, integrasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan risiko, optimalisasi portofolio, serta menghadirkan layanan perlindungan yang lebih komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam grup usaha, kata Marihot, perusahaan asuransi yang dimiliki IFG dan Bank Mandiri ini juga melakukan penyelarasan identitas visual perusahaan pada seluruh jaringan kantor di Indonesia.

Namun demikian, perubahan branding tersebut tidak mengubah status hukum perusahaan maupun produk dan layanan yang diberikan kepada nasabah.

"Selama lebih dari 17 tahun, Inhealth telah hadir sebagai asuransi kesehatan pilihan utama dan terpercaya," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan integrasi antara IFG Life dan Inhealth diharapkan dapat memperkuat ekosistem perlindungan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, sinergi kedua perusahaan didukung oleh jaringan lebih dari 8.000 mitra provider yang terdiri atas rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

"Sinergi ini diharapkan mendorong ekosistem perlindungan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dengan dukungan lebih dari 8.000 mitra provider Inhealth di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri," kata Ryan.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada triwulan I 2026, yang dikutip keterangan resmi Inhealth, perusahaan asuransi itu tercatat sebagai perusahaan dengan pangsa pasar terbesar di segmen asuransi kesehatan kumpulan.

Saat ini, Inhealth melayani lebih dari 1,7 juta peserta di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui penguatan sinergi dengan IFG Life, perusahaan menargetkan peningkatan kualitas layanan dan perluasan akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui dukungan jaringan provider yang tersebar di wilayah pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur hingga Papua, dan luar negeri khususnya Singapura.

Sepanjang 2025, IFG Life dan Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta.

Rinciannya, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun, sementara Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp4,4 triliun.

Baca juga: Hadapi tantangan 2026, IFG Life dorong kesiapan finansial sejak dini

Baca juga: Pendapatan IFG Life melonjak 334 persen yoy pada semester I 2024

Baca juga: IFG Life ditarget jadi asuransi jiwa terbesar lewat akuisisi Inhealth

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya