DBS Indonesia ajak masyarakat persiapkan masa pensiun sejak dini

2 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation mengajak masyarakat untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini melalui fitur finansial bertajuk Retirement Goal Calculator.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika di Jakarta, Kamis, mengatakan layanan tersebut membantu masyarakat mendapatkan gambaran kebutuhan finansial masa depan yang lebih konkret.

"Di DBS Foundation, kami percaya persiapan menghadapi populasi menua perlu dipersiapkan sejak usia produktif," kata Mona.

Lebih lanjut, Mona menjelaskan kalkulator ini memungkinkan pengguna memproyeksikan kebutuhan berdasarkan target usia pensiun, pengeluaran dan gaya hidup yang diinginkan, serta asumsi inflasi dan imbal hasil investasi, sehingga perencanaan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

Selain itu, ia menambahkan bahwa kesiapan menghadapi masa tua tidak berhenti pada seberapa besar dana yang berhasil dikumpulkan.

Kesehatan, pendidikan dan keterampilan, pekerjaan, serta kemampuan untuk terus beradaptasi juga turut menentukan kualitas hidup dan kemandirian di masa depan.

"Bagi generasi produktif, investasi pada kesehatan dan lifelong learning, disertai kebiasaan mengelola keuangan sejak dini, dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan dan mengurangi ketergantungan di kemudian hari," ujar Mona.

Di sisi lain, berdasarkan riset DBS Foundation bertajuk "Indonesia’s Demographic Transition: Building Readiness Today for a Better Tomorrow", Indonesia saat ini masih memiliki bonus demografi dengan 69 persen populasi di usia produktif (15-65 tahun) di 2025.

Namun, jendelanya semakin menyempit dengan semakin berkurangnya persentase populasi produktif.

Salah satu faktor pendorong transisi demografi ini adalah menurunnya fertilitas dan meningkatnya harapan hidup.

"Kondisi ini membentuk keluarga yang semakin kecil dan tingginya ketergantungan lansia pada anggota keluarga yang bekerja. Oleh karena itu, investasi pada generasi produktif menjadi krusial saat ini demi meningkatkan kualitas hidup di masa depan," kata Senior Vice President Impact Beyond Banking DBS Foundation Nazla Mariza.

Baca juga: Bank DBS Indonesia bentuk konglomerasi keuangan usai jadi PSP DBSVI

Baca juga: DBS Treasures mencatat laba bersih tumbuh 289 persen

Baca juga: Bank DBS Indonesia catat laba bersih Rp1,72 triliun pada 2025

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya