Danantara Sumberdaya Indonesia umumkan jajaran komisaris dan direksi

8 jam yang lalu 3

Jakarta (ANTARA) - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengumumkan jajaran komisaris dan direksi yang bertugas menjalankan operasional perusahaan milik negara ini.

Direktur Utama PT DSI Luke Thomas Mahony dalam Peluncuran Babak Baru Tata Kelola Ekspor SDA yang digelar di Jakarta, Senin menyampaikan tujuan pihaknya guna mengawasi dan memfasilitasi tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis agar tidak terjadi praktik manipulasi harga seperti under invoicing dan transfer pricing.

Dalam kesempatan itu, Luke mengenalkan jajaran komisaris dan direksi yang mendampinginya dalam mengoperasikan DSI.

Berikut daftar lengkapnya:

Presiden Komisaris : M Syaifurrahman Noer

M Syaifurrahman Noer (Cipung Noer) pernah menjabat sebagai Production Development Engineer di Madrid, Spanyol, lalu menjadi Direktur IPTN, CN-235 Program di Bandung.

Selanjutnya dia menempati posisi IPTN North America (Seattle, USA), menjadi Presiden Komisaris PT Indonesian Defence Security and Technology, serta dikenal sebagai Senior Aerospace and Defence Leader

Komisaris: Mari Elka Pangestu

Mari Elka memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, dan pembangunan ekonomi nasional.

Ia pernah menjabat sebagai Managing Director of Development Policy and Partnerships di World Bank pada periode 2020-2023.

Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014 serta Menteri Perdagangan periode 2004-2011.

Komisaris : Tony Wenas

Tony Wenas menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia sejak Desember 2018 dan memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam kepemimpinan di berbagai sektor.

Dirinya juga dinilai memiliki latarbelakang manajemen yang kuat, serta memiliki pengaruh di ekosistem pertambangan nasional.

Komisaris: Harold Tjiptadjaja

Harold pernah menjabat sebagai Senior Director Strategic Unit/Transaction & Strategy Support di Danantara Indonesia.

Harold juga pernah menduduki posisi Managing Director Investment Banking di Mandiri Sekuritas serta Chief Investment Officer (CIO) dan Managing Director di Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Ia juga dikenal punya pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang investasi, merger dan akuisisi (M&A), project finance, serta restrukturisasi korporasi.


Direktur Utama: Luke Thomas Mahony

Luke Thomas merupakan warga negara Australia yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia.

Direktur Keuangan: Sinthya Roesly

Sinthya pernah memimpin PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (IIGF/PII) dari 2009-2017, pernah menjadi Chairperson and CEO LPEI 2017-2019.

Dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT PLN (Persero)

Direktur Manajemen Risiko: Nur Hidayat Udin

Nur Hidayat memiliki 28 tahun pengalaman di Bank Mandiri, terbaru sebagai Senior Vice President Wholesale Risk.

Dirinya juga pernah menjadi Director of Risk Management and HSSE MIND ID.

Direktur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely

Ivan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di private practice, government (IBRA), serta consulting. Dirinya juga dikenal sebagai Senior Corporate Lawyer and Managing Partner of IABF Law Firm.

Ia juga diakui sebagai top tier Legal Expert di Indonesia.

Baca juga: BP BUMN-Danantara siapkan sistem SDM terintegrasi untuk seluruh BUMN

Baca juga: Rosan sebut DSI membangun verifikasi kuat aliran data ekspor

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya