Blok Partai Arab Bakal Jadi 'Kingmaker' Penentu Pemimpin Israel

1 jam yang lalu 1

Para pendukung Joint List bersorak di markas kampanye aliansi tersebut di kota Nazareth, Israel utara, pada 27 Oktober 2026, saat hasil jajak pendapat setelah pemungutan suara (exit poll) pertama diumumkan di televisi.

TEL AVIV -- Blok Partai Arab kemungkinan kuat bakal menjadi penentu pemimpin Israel ke depan. 

Komite Pemilihan Umum Pusat (CEC) menyatakan pada Rabu sore bahwa dengan 89,8 persen suara yang telah dihitung, blok pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diperkirakan hanya akan meraih 53 kursi di Knesset yang beranggotakan 120 orang. 

Sementara blok yang dipimpin oleh ketua partai Yashar, Gadi Eisenkot, diperkirakan akan memperoleh 48 kursi. Dengan hasil ini, kedua blok tersebut masih jauh dari ambang batas 61 kursi yang diperlukan untuk meraih mayoritas.

Adapun dua partai yang sebagian besar anggotanya berasal dari kalangan Arab diperkirakan akan meraih 19 kursi. Angka itu merupakan sebuah pencapaian bersejarah yang menempatkan mereka dalam posisi potensial sebagai penentu (kingmaker).

Hal ini terjadi setelah jumlah pemilih Arab yang berpartisipasi dalam pemilihan umum pada Selasa mencapai rekor tertinggi. Tingginya partisipasi didorong oleh harapan untuk menyingkirkan Netanyahu beserta sekutu sayap kanannya dari tampuk kekuasaan.

Baca Artikel Selengkapnya