Asuransi Jasindo bayar klaim kapal tenggelam di Selat Sunda Rp6,93 M

3 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) membayarkan klaim senilai Rp6,93 miliar kepada Grup Sungai Budi atas insiden tenggelamnya kapal BSP VII di Selat Sunda.

Direktur Operasional Asuransi Jasindo, Ocke Kurniandy mengatakan pembayaran klaim kepada Grup Sungai Budi menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan proses pembayaran klaim berjalan secara cepat, tepat, dan transparan bagi seluruh mitra bisnis.

“Melalui pembayaran klaim ini, kami ingin memastikan setiap mitra mendapatkan dukungan yang optimal dalam menghadapi risiko usaha. Kami berharap langkah ini dapat membantu menjaga stabilitas operasional serta memperkuat kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin baik,” kata Ocke dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Pada penyerahan klaim terkait tenggelamnya kapal tersebut, Asuransi Jasindo juga memberikan bantuan berupa safety helmet kepada tim operasional Grup Sungai Budi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan aspek keselamatan dan keamanan kerja di lapangan.

Menurut Ocke, hal ini menjadi komitmen perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pembayaran klaim, tetapi juga pada upaya mendukung keberlangsungan operasional mitra secara menyeluruh.

Selain itu, hal ini juga menjadi bagian Asuransi Jasindo untuk terus menjaga hubungan baik dan memperkuat kolaborasi bersama para mitra dan tertanggung.

“Kepercayaan yang diberikan mitra menjadi hal penting bagi Asuransi Jasindo untuk terus tumbuh dan berkembang. Kami berharap hubungan baik dengan Grup Sungai Budi dapat terus berjalan secara positif melalui kerja sama yang saling mendukung dan berkelanjutan,” kata Ocke.

Perusahaan terus memperkuat peran sebagai mitra manajemen risiko bagi para tertanggung, sehingga dapat hadir lebih dekat dengan kebutuhan mitra melalui pendekatan yang kolaboratif, mulai dari perlindungan risiko, pendampingan, hingga dukungan terhadap aspek keselamatan operasional di lapangan.

Sebagai risk management partner, perusahaan juga terus menghadirkan layanan yang tidak hanya berfokus pada perlindungan risiko, tetapi juga membangun hubungan kolaboratif yang berkelanjutan dengan para mitra.

Hal ini sejalan dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati” yang menjadi komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah dan dukungan terbaik bagi para tertanggung.

“Kami ingin terus membangun pemahaman bahwa peran kami bukan hanya hadir ketika terjadi risiko dan melakukan pembayaran klaim, tetapi juga menjadi partner yang mendukung keberlangsungan usaha para mitra melalui pendekatan risk management partnership. Kolaborasi yang baik akan menciptakan rasa aman dan keberlanjutan bisnis yang lebih kuat,” tutup Ocke.

Baca juga: Desa Penglipuran beri asuransi keselamatan wisatawan gratis

Baca juga: Wisatawan Bali dapat opsi asuransi instan dalam perjalanan bahari

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya