Ustadz Das’ad Latif Ajak Muslimat NU Hidupkan Kembali Tradisi Baik dalam Keluarga

5 jam yang lalu 1

Jakarta, NU Online

Pendakwah populer asal Makassar, Sulawesi Selatan, Ustadz Das’ad Latif mendorong Muslimat NU untuk menghidupkan kembali tradisi baik dalam keluarga sebagai bagian dari upaya mendidik generasi yang berakhlak dan amanah.

Ia mencontohkan sejumlah tradisi keluarga yang menurutnya memiliki nilai pendidikan. Orang tua dahulu terbiasa mencari anaknya saat Magrib dan melarang mereka keluar rumah pada malam hari. Selain itu, waktu makan juga dilakukan secara bersama-sama.

“Ada satu tradisi yang paling menakjubkan zaman itu, yaitu membaca Majmu' Syarif. Selesai Magrib, yaitu zikir, doa-doa, doanya bukan untuk dirinya, tapi untuk anak-anaknya,” ujarnya dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (19/9/2026).

Ustadz Das’ad menyampaikan bahwa pendidikan yang baik di rumah turut menentukan kualitas generasi dan kehidupan berbangsa.

“Karena saya sangat yakin kalau ibu-ibunya berhasil mendidik anaknya menjadi anak baik, otomatis negara kita baik. Pejabat-pejabat kita akan jadi baik karena anaknya baik,” tuturnya.

Menurutnya, anak yang sejak dini dibiasakan jujur, tidak korupsi, dan amanah diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang dapat memegang tanggung jawab.

Ia mengajak kader Muslimat NU memperkuat pendidikan karakter dari rumah, termasuk menanamkan kejujuran dan amanah.

“Coba kalau anak dididik dengan baik, dididik ajaran yang tidak korupsi, dididik ajaran yang tidak bohong, dididik ajaran yang amanah, maka anak kita kelak menjadi pejabat yang amanah,” katanya.

Ustadz Das’ad menegaskan bahwa kewajiban orang tua adalah mendidik anak sebaik mungkin, memberikan makanan dari rezeki yang halal, serta terus mendoakannya. Adapun petunjuk dan hidayah, menurutnya, datang dari Allah swt.

“Amalkan, hidupkan kembali tradisi-tradisi kebaikan dalam mendidik anak. Mudah-mudahan anak kita menjadi anak yang saleh dan salehah. Kewajiban kita hanya mendidik. Petunjuk dan hidayah datang dari Allah swt,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga dan menghadapi persoalan keluarga dengan senantiasa memohon pertolongan Allah swt.

“Semua apa pun yang kita mau lakukan, tetaplah meminta tolong kepada Allah swt. Maka Ibu-Ibu, ada persoalan dalam rumah tangga kita, hidupkan kembali tradisi selalu memohon pertolongan Allah swt, berdoalah di atas sajadah, jangan di status media sosial,” katanya.

Baca Artikel Selengkapnya