Jakarta, CNN Indonesia --
Ukraina dilaporkan membombardir dua depot penyimpanan minyak bumi terbesar Rusia di Kota Tver dan Stavropol pada Kamis (9/7) siang waktu setempat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zeleknsky mengatakan Kyiv berhasil melancarkan serangan ke dua depot minyak Rusia hingga rusak parah, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pejuang kami sedang melaksanakan rencana hukuman jangka panjang sebagai tanggapan atas Rusia yang memperpanjang perang dan melanjutkan serangannya," kata Zelensky di X, merujuk pada serangan Ukraina jauh ke wilayah Rusia.
Zelenskiy juga melaporkan serangan dalam beberapa hari terakhir terhadap stasiun pemompaan minyak Rusia di kota Ufa dan terminal pemuatan minyak di wilayah Rostov.
Pada Senin (6/7) Rusia menyerang kilang Omsk, kilang terbesar Rusia jauh di dalam Siberia yang berjarak sekitar 2.700 kilometer dari wilayah yang dikuasai Ukraina.
Dalam pernyataan terpisah, staf umum dan pasukan khusus Ukraina mengatakan drone telah menyerang kilang minyak TANECO dan TAIF-NK di Nizhenkamsk, Tatarstan, kilang minyak Saratov, dan pangkalan udara militer Borisoglebsk di wilayah Voronezh.
Dilansir Reuters, pejabat Rusia telah mengonfirmasi serangan di wilayah itu. Namun mereka tidak merinci apa yang menjadi target. Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah menembak jatuh 415 drone dalam semalam.
Selain itu, Ukraina juga mengatakan telah menyerang stasiun pemompaan produk minyak bumi di Bashkortostan Rusia, yang berjarak 1.450 kilometer dari wilayah yang dikuasai Ukraina.
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·