Tak Hanya Warga Indonesia , Adik Perempuan Presiden Irlandia Juga Diculik Israel

1 jam yang lalu 1

Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON  -- Adik perempuan Presiden Irlandia Catherine Connolly dilaporkan menjadi salah satu aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) ke Jalur Gaza yang ditangkap pasukan Zionis Israel. Demikian menurut laporan media, Senin (18/5/2026).

Irish Independent melaporkan bahwa menurut para aktivis, Margaret Connolly adalah satu dari enam warga negara Irlandia dalam flotila yang diculik Israel.

Adapun menurut Global Sumud Flotilla, 10 dari total 60 kapal yang tergabung dalam konvoi pelayaran kemanusiaan Gaza dicegat dan diambil alih pasukan Zionis di perairan internasional pada Senin.

Mereka mengatakan, pencegatan terjadi sekitar 70 mil laut dari Pulau Siprus, dengan enam dari 15 peserta asal Irlandia tertangkap.

Koalisi tersebut kemudian merilis video Connolly dan lima aktivis lainnya yang direkam sebelum pencegatan.

"Jika anda menyaksikan video ini, berarti saya telah diculik dari kapal saya oleh pasukan penjajah Israel, dan saya saat ini ditahan secara ilegal di penjara Israel," ucap adik dari presiden Irlandia itu dalam videonya.

"Saya sangat bangga ikut serta dalam flotila ini, menjadi yang terbesar hingga saat ini," kata dia.

sumber : Antara/Anadolu

Baca Artikel Selengkapnya