Rupiah dibuka melemah, pasar tunggu keputusan suku bunga The Fed

5 jam yang lalu 1
Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dg kisaran di Rp17.720 - Rp17.800 dipengaruhi oleh faktor global antisipasi keputusan suku bunga the Fed nanti malam

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu melemah 13 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.738 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp17.725 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah berpotensi bergerak melemah pada perdagangan hari ini di tengah antisipasi pasar terhadap keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan diumumkan nanti malam.

"Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dg kisaran di Rp17.720 - Rp17.800 dipengaruhi oleh faktor global antisipasi keputusan suku bunga the Fed nanti malam," ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Dari dalam negeri, Rully menilai pasar memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan berlangsung besok.

Baca juga: Rupiah pada Rabu pagi dibuka melemah jadi Rp17.738

Baca juga: Ekonom: Kredibilitas kebijakan dijaga agar rupiah-IHSG terus menguat

Meski tekanan geopolitik mulai mereda dan tren penguatan rupiah masih berlanjut, pasar juga mencermati langkah pemerintah dalam memitigasi tekanan fiskal, termasuk melalui evaluasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Senada, analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah bergerak terbatas terhadap dolar AS dengan kecenderungan berkonsolidasi.

"Investor cenderung 'wait and see' kepastian kesepakatan AS-Iran secara resmi serta antisipasi pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) malam ini," tuturnya.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.700 - Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Baca juga: Rupiah menguat ke Rp17.709 seiring AS-Iran sepakat akhiri perang

Baca juga: Ekonom: Penguatan rupiah bisa ke Rp17.500 seiring naiknya kepercayaan

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya