Purbaya pastikan sudah tak ada ego sektoral di Kementerian Keuangan

3 jam yang lalu 1
Misalnya dulu pajak (Dirjen Pajak) dan bea cukai (DJBC) itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan. Jadi kita dorong itu supaya kerja samanya bagus

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sudah tak ada ego sektoral di lingkungan organisasi Kementerian Keuangan.

Menurutnya, Kementerian Keuangan kini sudah menjadi organisasi yang lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan beberapa tahun lalu karena berbagai sekat antarunit kerja mulai dibereskan.

"Apa Kementerian Keuangan agile? Mungkin kalau anda tanya 2 tahun lalu, tidak. Kalau sekarang saya pikir sudah agile, walaupun ada silo-silo, kita kurangi silo semaksimal mungkin. Jadi sudah tidak seperti dulu lagi," ujar Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.

Sebagai informasi, silo dalam organisasi, atau mentalitas silo merupakan budaya kerja di mana departemen atau divisi dalam organisasi beroperasi secara terpisah.

Ia mengakui bahwa sebelumnya, sejumlah direktorat jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan kerap bekerja secara terpisah sehingga koordinasi antarunit tidak berjalan optimal.

Contohnya kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang sebelumnya dinilai sulit kini mulai berjalan lebih baik.

"Misalnya dulu pajak (Dirjen Pajak) dan bea cukai (DJBC) itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan. Jadi kita dorong itu supaya kerja samanya bagus," ujarnya.

Bendahara negara tersebut juga menyoroti kendala mobilitas pegawai antarunit yang selama ini terhambat oleh sekat organisasi.

"Ada kasus perpindahan antar pegawai dari Dirjen Anggaran ke Pajak, susah banget, karena masing-masing punya sendiri silo-silo. Padahal satu tempat kebanyakan orang," tambahnya.

Purbaya berkomitmen ke depan akan terus memperkuat sinergi antarsatuan kerja agar seluruh unit dapat bekerja sebagai satu kesatuan organisasi.

"Supaya yang lain bisa lebih sinergi dalam pengertian, Kementerian Keuangan kan satu sebetulnya. Enggak perlu ada ego di satu kedirjenan gitu. Nanti kita bereskan," tutur dia.

Baca juga: Menkeu Purbaya dan Kepala BGN adakan pertemuan pada pekan ini

Baca juga: DPR RI setujui pagu indikatif Kemenkeu Rp49,8 triliun untuk 2027

Baca juga: Bea Cukai ungkap faktor penumpukan ribuan kontainer di Tanjung Priok

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya