Presiden Ukraina Siap Dukung Negara Arab Lawan Drone Shahed-136 Iran

1 bulan yang lalu 21

Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelensky.

REPUBLIKA.CO.ID, KYIV -- Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelensky mengatakan, telah memerintahkan pemerintah Ukraina untuk mengembangkan opsi guna mendukung negara-negara Teluk yang menghadapi serangan drone dan rudal Iran. Pengalaman itu akan dibagikannya, karena Ukraina sudah bertahan dari serangan drone Rusia yang bersumber dari Iran.

"Militer kita memiliki kemampuan yang diperlukan," kata Zelensky di Kyiv, Rabu (4/3/2026), dikutip dari Kyiv Independent. "Para ahli Ukraina akan bekerja di lokasi, dan tim sudah melakukan negosiasi. Kami siap membantu melindungi nyawa, melindungi warga sipil."

Tawaran Ukraina muncul ketika negara-negara di kawasan Teluk melaporkan serangan skala besar yang melibatkan drone serang tipe Shahed-136. Drone itu menggunakan sistem yang sama yang telah digunakan Rusia, yaitu Geran-2 yang secara luas digunakan menyasar Ukraina sejak 2022.

Zelensky mengaku, telah berbicara dengan para pemimpin Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Yordania, dan Bahrain, dan sedang mempersiapkan pembicaraan dengan kepemimpinan Kuwait. Semua negara itu menjadi lokasi serangan Iran, yang mengincar militer Amerika Serikat (AS).

"Semua negara tersebut menghadapi ancaman serius, dan mereka membicarakannya secara terbuka: drone serang Iran. 'Shahed' yang sama yang menyerang kota dan desa kita, infrastruktur Ukraina kita," katanya.

Zelensky menugaskan Menteri Luar Negeri (Menlu) Andrii Sybiha, bersama dengan badan intelijen, Menteri Pertahanan (Menhan) Mykhailo Fedorov, dan komando militer, untuk menyiapkan proposal yang akan mendukung para mitra. Dia memastikan bakal mendukung negara-negara Arab melawan Iran.

"Saya telah menugaskan tim kami untuk menyajikan cara-cara untuk mendukung negara-negara ini dan memberikan bantuan dengan cara yang tidak membahayakan pertahanan kita sendiri di Ukraina," ucap Zelensky.

Baca Artikel Selengkapnya