PM Modi dorong penguatan kerja sama maritim India-Indonesia

2 jam yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri India Narendra Modi mendorong penguatan kerja sama maritim antara India dan Indonesia, sebagai bagian penting dalam “Visi Gangga-Mahakam” yang ia promosikan untuk era baru hubungan kedua negara.

“Sebagai dua bangsa maritim yang besar, kita akan mengubah geografi maritim menjadi kemakmuran bersama,” kata PM Modi dalam pidatonya di hadapan para anggota DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa.

“Dari Sabang sampai Nicobar, dari gerbang Malaka hingga Indo-Pasifik, kita akan menciptakan peluang baru dalam konektivitas, logistik, ekonomi biru, keamanan maritim, serta perdagangan yang tangguh,” ujarnya menambahkan.

Meskipun New Delhi dan Jakarta terpisah ribuan kilometer, Modi menyebut pantai antara kedua negara hanya berjarak sekitar 150 kilometer.

Modi merujuk pada jarak antara Sabang di Aceh dengan Proyek Great Nicobar, yang sedang dikembangkan India untuk mendukung industri maritim dan konektivitasnya.

“Meskipun laut menjadi pemisah antara negara lain, tetapi bagi India dan Indonesia, laut tidak pernah mewakili jarak. Laut selalu menjadi jembatan di antara kita, pusat masa depan kita bersama,” tutur Modi.

Dengan memanfaatkan populasi kedua negara yang sama-sama besar, Modi meyakini India dan Indonesia bisa meningkatkan kerja sama bilateral berlandaskan semangat “pembangunan untuk semua”.

“India, Indonesia, dan Samudera Hindia menunjukkan sejarah panjang hubungan kita. Samudera menyajikan peluang tanpa batas bagi kita. Karena itu, saya mengajak Anda untuk meningkatkan hubungan kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi,” kata dia.

Pemerintah Indonesia dan India telah menegaskan kembali komitmen penguatan konektivitas maritim melalui pembangunan pelabuhan strategis di Sabang serta di Kepulauan Andaman dan Nicobar.

Dalam pernyataan bersama dengan PM Modi di Istana Merdeka, Selasa, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan optimisme bahwa peningkatan konektivitas maritim tidak hanya akan memfasilitasi arus perdagangan dan investasi yang lebih lancar tetapi juga mendorong hubungan antar masyarakat yang lebih erat melalui peningkatan mobilitas regional.

Prabowo berharap pengembangan koridor maritim dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia-India di kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.

Secara geografis, Sabang yang terletak di Pulau Weh di Aceh, sekitar 700 kilometer tenggara Kepulauan Andaman dan Nicobar, dan hanya berjarak sekitar 160 kilometer dari Proyek Great Nicobar India.

Kedua lokasi tersebut menghadap pintu masuk utara Selat Malaka, salah satu titik persimpangan maritim tersibuk di dunia yang menyalurkan sebagian besar perdagangan global dan pasokan energi.

Baca juga: Antariksa jadi fokus kerja sama strategis Indonesia dan India

Baca juga: PM India Narenda Modi sampaikan pidato di hadapan anggota parlemen RI

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya