Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Polandia Karol Nawrocki menetapkan dua hari berkabung nasional menyusul penembakan massal di Krakow yang menewaskan enam orang dan melukai 15 orang lainnya lainnya.
"Presiden telah menandatangani dekret yang menetapkan masa berkabung nasional di seluruh wilayah Republik Polandia pada 8 dan 9 November," kata juru bicara presiden dalam sebuah pernyataan, Minggu (8/11), seperti dikutip Anadolu Agency.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa berkabung dimulai sejak Sabtu tengah malam, dengan bendera nasional langsung dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung dan bangunan.
Sejumlah situs web menambahkan pita hitam pada logo mereka dan menggunakan skema warna yang lebih suram, sementara stasiun radio dan televisi negara menyesuaikan jadwal siaran mereka.
Berbagai acara hiburan juga dibatalkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
Penembakan massal mengguncang jantung kota bersejarah Krakow, Polandia, pada Sabtu sore waktu setempat.
Dikutip dari Reuters, pemandangan darah dan jenazah yang tergeletak terlihat di jantung kawasan bersejarah Krakow, yang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Polandia.
Berdasarkan laporan polisi, insiden terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Pelaku disebut saksi melepaskan tembakan dari dalam mobil secara acak ke arah orang-orang di alun-alun Krakow.
Polisi mengatakan pelaku berkendara menuju Main Market Square di Krakow dan melepaskan tembakan secara acak ke arah orang-orang.
Pria pelaku penembakan diduga terinspirasi oleh ideologi sayap kanan. Ia akhirnya ditembak dan ditangkap oleh polisi.
Lima warga negara asing termasuk di antara 16 orang yang terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit. Pihak kepolisian menyatakan bahwa salah satu korban tewas yang telah diidentifikasi merupakan warga negara Inggris.
Sebelumnya, otoritas Polandia menyampaikan bahwa para korban tewas terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki, sementara dua petugas kepolisian turut mengalami luka-luka.
(rds)

6 jam yang lalu
6






English (US) ·
Indonesian (ID) ·