Pembiayaan emas Bank Mega Syariah capai Rp43 miliar hingga Mei 2026

5 jam yang lalu 4

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mega Syariah mencatat total pembiayaan emas melalui produk Flexi Gold mencapai lebih dari Rp43 miliar hingga Mei 2026, dengan pertumbuhan sekitar 1.688 persen sejak awal tahun (year to date/ytd).

Sebelumnya, realisasi pembiayaan emas Flexi Gold Bank Mega Syariah sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp2,42 miliar.

Digital Business & Product management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto A Ferary, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan tren tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk memanfaatkan emas tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

"Emas memiliki karakteristik yang relatif stabil dalam jangka panjang dan menjadi salah satu instrumen yang dipertimbangkan masyarakat untuk diversifikasi portofolio. Melalui Flexi Gold, kami berupaya menghadirkan akses kepemilikan emas yang lebih mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah," ujar Benadicto.

Flexi Gold merupakan fasilitas pembiayaan emas berbasis syariah yang memungkinkan nasabah memiliki emas dengan mekanisme yang sesuai prinsip syariah. Melalui layanan ini, nasabah dapat memperoleh pembiayaan untuk pembelian emas dengan proses yang mudah.

Berdasarkan sebaran wilayah pada periode Januari hingga Mei 2026, perseroan mencatat bahwa Provinsi Jakarta menjadi kontributor terbesar dengan persentase sebesar 36,6 persen dari total pembiayaan Flexi Gold nasional.

Sementara itu, Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur mencatat pertumbuhan paling agresif dengan realisasi pertumbuhan lebih dari 21.283 persen pada Mei 2026 (ytd).

Perseroan menyatakan akan terus mengembangkan layanan dan edukasi terkait investasi serta kepemilikan emas berbasis syariah guna memberikan alternatif solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Adapun Flexi Gold menawarkan fleksibilitas bagi nasabah dengan pilihan gramasi emas mulai dari 5 gram hingga 100 gram.

Selain itu, Flexi Gold didukung margin yang kompetitif sebesar 11 persen efektif per tahun dengan uang muka ringan mulai dari 10 persen dari nilai pembiayaan.

Benadicto mengatakan nasabah juga memperoleh berbagai keuntungan tambahan berupa gratis biaya cetak emas fisik, pengiriman, serta asuransi pengiriman.

Menurutnya, kombinasi kemudahan, fleksibilitas, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadikan Flexi Gold sebagai salah satu alternatif kepemilikan emas yang praktis dan aman bagi masyarakat.

Baca juga: Bank Mega Syariah: Pembiayaan emas positif di tengah tingginya minat

Baca juga: Bank Mega Syariah: Fluktuasi harga emas jadi peluang “buy the dip”

Baca juga: Bank Mega Syariah berencana rilis produk cicil emas di awal semeter II

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya