Jakarta, CNN Indonesia --
Raja Charles III dari Inggris mengutip sebuah hadis dalam pidato jamuan kenegaraan di Kastil Windsor saat menyambut kunjungan Sultan Oman Haithman bin Tarik, pada Selasa (20/10).
Kutipan dalam pidato Raja Charles itu disampaikan dalam bahasa Arab, di hadapan sekitar 160 orang tamu yang hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika kamu datang kepada orang-orang Oman, niscaya mereka tidak akan mencelamu dan tidak akan memukulmu," kata Raja Charles mengutip sebuah hadir.
Raja Inggris itu tersebut menyoroti keputusan itu sebagai cerminan dari karakter mulia dan semangat toleransi yang telah lama ditunjukan oleh Oman.
Pernyataan Charles juga merupakan bagian dari pidato yang memuji upaya diplomatik Kesultanan Oman dalam menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
Kunjungan kenegaraan selama tiga hari ini menandai kunjungan perdana seorang Sultan Oman ke Inggris dalam lebih dari 40 tahun terakhir.
Dilansir Roya News, dalam jamuan itu Raja Charles menekankan hubungan diplomatik, sejarah, dan militer yang mengakar kuat antara London dan Muscat.
Sang Raja juga memuji "netralitas" Oman serta perannya sebagai pihak penengah yang terpercaya dalam konflik regional. Dia juga mencatat upaya Oman untuk meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta menjaga agar jalur pelayaran di Selat Hormuz yang strategis.
Sebagai bagian dari agendanya, Sultan Haithman dijadwalkan untuk mengadakan diskusi bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham soal keamanan regional, perdagangan, dan peluang investasi.
(dna)

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·