Operasi Khusus India, Lebih dari 3.800 Pekerja Anak Diselamatkan

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak (NCPCR) India berhasil menyelamatkan lebih dari 3.800 anak di bawah usia 14 tahun dari praktik pekerja anak dalam kurun waktu dua setengah bulan terakhir, melalui kampanye khusus yang digagas pemerintah pusat.

Pemerintah India mengonfirmasi bahwa lebih dari 575 laporan polisi resmi (FIR) telah diterbitkan untuk menjerat para pemberi kerja yang terbukti mempekerjakan anak-anak di bawah umur tersebut, melansir rilis resmi pemerintah pada Jumat (4/9).

Berdasarkan Undang-Undang Pekerja Anak dan Remaja (Pelarangan dan Pengaturan), batas usia legal minimum untuk bekerja di India ditetapkan pada usia 14 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Xinhua, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak India menyatakan bahwa kampanye penertiban berskala nasional ini digelar maraton sejak 12 Juni hingga 31 Agustus.

Seluruh pemerintah negara bagian telah diimbau untuk memperketat identifikasi, penyelamatan, hingga rehabilitasi anak-anak yang terjerat sebagai pekerja anak maupun kelompok rentan yang berisiko menjadi korban perdagangan manusia dan eksploitasi.

Selain tindakan penegakan hukum di lapangan, NCPCR juga menggalakkan kampanye edukasi serta jangkauan informasi melalui media sosial dan berbagai platform komersial.

Langkah sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarkan informasi mengenai pelaporan kasus pekerja anak, pentingnya proses rehabilitasi, hingga pengembalian anak-anak korban eksploitasi ke jalur pendidikan formal.

Upaya pemulihan ini diharapkan dapat memastikan anak-anak yang telah diselamatkan memperoleh hak dasarnya kembali dan terhindar dari siklus kemiskinan serta eksploitasi berulang.

(wiw)

Baca Artikel Selengkapnya