KBRI Moskow gelar pentas budaya agar gaet lebih banyak turis Rusia

45 menit yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow menyelenggarakan atraksi budaya bertajuk “Wonderful Indonesia: Unity in Diversity” untuk mempromosikan kekayaan tradisi Nusantara sekaligus menarik lebih banyak turis asal Rusia untuk berkunjung ke Indonesia.

Wakil Duta Besar (Dubes) RI untuk Rusia Hartyo Harkomoyo menyampaikan bahwa banyak warga Rusia yang sudah mengenal sebagian budaya Indonesia melalui kunjungan mereka ke Bali.

“Tapi, Indonesia bukan hanya Bali. Indonesia memiliki banyak destinasi indah, kekayaan alam, dan budaya yang beragam,” kata Hartyo Harkomoyo dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Sabtu.

Pertunjukkan budaya Indonesia yang digelar melalui kerja sama antara KBRI Moskow dan Pemerintah Kota Moskow itu menjadi salah satu penampilan utama dalam rangkaian Festival Internasional Theatre Boulevard 2026 yang berlangsung sepanjang musim panas di Chistoprudny Boulevard, Moskow.

Acara itu dimeriahkan dengan tari Nusantara oleh Kirana Nusantara Dance (KND), demonstrasi Pencak Silat oleh Federasi Pencak Silat Rusia, serta musik gamelan dan wayang kulit lakon “Satria Bothok” oleh Gamelan Dadali.

Terdapat pula penayangan video promosi pariwisata dan penampilan tari oleh mahasiswa Moscow City Open College.

Melalui pertunjukan seni dan promosi pariwisata yang diselenggarakan pada 29 Agustus tersebut, masyarakat Rusia dapat berinteraksi dan mengenal kekayaan budaya Indonesia secara lebih dekat.

Melalui acara yang dihadiri oleh 450 warga Moskow itu, Wakil Dubes Hartyo berharap program budaya itu dapat memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara melalui pemahaman budaya yang lebih mendalam.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 219.162 kunjungan dari wisatawan mancanegara pemegang paspor Rusia ke Indonesia sepanjang 2025. Sementara itu, sejak Januari hingga Juli 2026 terdapat 136.885 kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia.

Baca juga: Kunjungan Prabowo ke Rusia dinilai buka pasar ekspor industri hijau RI

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya