OJK minta Direksi BEI terpilih beri kinerja terbaik ke pasar modal RI

5 jam yang lalu 1
semua akan melihat bagaimana keberlanjutan dari reformasi integritas yang kita lakukan, untuk terus bagaimana Bursa Efek Indonesia ini bisa melaksanakan tugasnya

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terpilih untuk periode jabatan 2026-2030, memberikan kontribusi terbaik dengan mengedepankan tata kelola yang kuat bagi pengembangan pasar modal Indonesia ke depan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, hal ini terutama berkaitan dengan kelanjutan agenda reformasi integritas pasar modal Indonesia, sebagaimana yang telah diupayakan sejak beberapa bulan terakhir.

“Karena semua akan melihat bagaimana keberlanjutan dari reformasi integritas yang kita lakukan, untuk terus bagaimana Bursa Efek Indonesia ini bisa melaksanakan tugasnya,” kata Friderica dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Friderica juga berharap pasar modal Indonesia dapat menjadi rumah yang baik untuk seluruh pihak, baik investor, emiten, perusahaan efek, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita kedepankan integritas tata kelola dan kita akan terus melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga akan menjadi pasar modal yang semakin maju, semakin berkembang, dan bisa semakin menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata dia.

Menyusul pengumuman jajaran direksi BEI terpilih, DPR RI pada Kamis sore mengadakan pertemuan dengan OJK dan BEI guna penguatan koordinasi lebih lanjut.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengonfirmasi nama-nama calon anggota direksi BEI yang terpilih untuk periode jabatan 2026-2030.

OJK telah menyelesaikan proses penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon anggota direksi BEI sesuai ketentuan Pasal 16 Peraturan OJK Nomor 58/POJK.04/2016 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek.

Jeffrey Hendrik terpilih sebagai Direktur Utama BEI 2025-2030. Adapun Jeffrey saat ini menjabat sebagai Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.

Seluruh anggota direksi terpilih akan diajukan dan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BEI tahun 2026 pada Senin (29/6).

Berikut daftar lengkap calon direksi BEI periode 2026-2030 yang ditetapkan OJK untuk disetujui dalam RUPST.

Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim​​​​​​​
Direktur Pengembangan: Iding Pardi​​​​​​​
Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum: Umi Kulsum​​​​​​​

​​​​​​​

Baca juga: Jeffrey Hendrik siap lanjutkan reformasi pasar modal Indonesia

Baca juga: Pimpinan DPR, OJK, BEI bahas pembenahan tata kelola bursa

Baca juga: IHSG Kamis ditutup turun jelang pengumuman indeks global MSCI dan FTSE

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya