MUI apresiasi pembebasan WNI dalam misi GSF yang ditahan Israel

12 jam yang lalu 15
Alhamdulillah, saudara-saudara kita yang diculik oleh IDF telah dibebaskan setelah berbagai tekanan publik dan langkah-langkah diplomatik dilakukan

Jakarta (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 untuk Palestina beberapa hari lalu.

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita yang diculik oleh IDF telah dibebaskan setelah berbagai tekanan publik dan langkah-langkah diplomatik dilakukan. Pemerintah Indonesia juga melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk pembebasan ini,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim di Jakarta, Jumat.

Sudarnoto menilai tindakan penahanan terhadap para pejuang kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan secara moral.

Menurutnya, tindakan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan menunjukkan bahwa tekanan terhadap dukungan internasional bagi Palestina akan terus dilakukan dengan berbagai cara.

Baca juga: Menlu RI jamin 9 WNI aktivis flotilla Gaza pulang ke tanah air

Pembebasan para aktivis tersebut tidak menghapus kesalahan Israel yang dinilai tetap bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan terhadap misi kemanusiaan internasional.

“Israel yang didukung Amerika tetap menanggung kesalahan fatal atas tindakan tersebut,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa proses pembebasan para WNI tidak terkait dengan pihak tertentu, melainkan hasil kerja bersama melalui jalur diplomasi pemerintah dan dukungan masyarakat sipil.

Baca juga: Seluruh WNI peserta flotilla Gaza tiba di Turkiye jelang kembali ke RI

“Pembebasan ini adalah upaya bersama pemerintah melalui jalur diplomasi dan masyarakat yang dilakukan berbagai organisasi, seperti MUI, lembaga filantropi, organisasi pembela Palestina, aktor media, serta tokoh bangsa dan ulama yang menyuarakan dukungan moral,” ujarnya.

Lebih lanjut MUI menilai pembebasan para aktivis kemanusiaan menjadi pelajaran penting bahwa perjuangan bersama dan konsisten dapat membuahkan hasil.

“Karena itu, kunci untuk membebaskan Palestina dan mendorong Israel mendapatkan sanksi internasional adalah kebersamaan dan kesungguhan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi Global Sumud Flotilla, khususnya relawan Indonesia, yang dinilai berani menjalankan misi kemanusiaan meskipun penuh risiko.

Baca juga: Wakil Ketua MPR apresiasi langkah Kemlu bebaskan WNI yang ditangkap Israel

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya