Militer AS sebut Selat Hormuz tetap terbuka

3 jam yang lalu 4

Washington (ANTARA) - Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (20/6) mengatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka, dengan lalu lintas kapal komersial melalui jalur perairan tersebut yang terus meningkat.

"Pelayaran yang aman melalui jalur perairan internasional tersebut tetap terjaga hingga hari ini dengan 55 kapal dagang melintas, mengangkut sejumlah besar kargo dan lebih dari 17 juta barel minyak ke pasar global," demikian disampaikan CENTCOM dalam sebuah pernyataan.

"Pasukan AS tetap hadir dan waspada untuk memastikan seluruh aspek kesepakatan dengan Iran ditaati, dipatuhi, dan berlaku secara penuh," menurut pernyataan tersebut.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan kepada Fox News pada Sabtu bahwa AS tidak melihat adanya bukti bahwa pihak Iran masih berupaya menutup Selat Hormuz.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, komando militer utama Iran, pada Sabtu mengumumkan penutupan Selat Hormuz, dengan alasan pelanggaran AS terhadap nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian yang baru ditandatangani serta pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon selatan, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Mehr.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya