Menko Airlangga sebut calon Gubernur PFII sudah ada dari pemerintah

1 jam yang lalu 1
Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sudah ada, berasal dari unsur pemerintah.

"Calonnya sudah ada, dari dalam pemerintah," kata Airlangga ditemui usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 bertajuk "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies", di Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan pembentukan PFII menjadi tahapan utama sebelum kepengurusan ditetapkan sehingga proses penunjukan gubernur maupun struktur organisasi belum dapat diumumkan kepada publik dalam waktu dekat.

Meski demikian Airlangga memastikan pemerintah telah menyiapkan calon Gubernur PFII sebagai bagian dari persiapan operasional lembaga setelah seluruh proses pembentukan kelembagaan rampung sesuai rencana.

Saat ditanya identitas calon tersebut Airlangga belum bersedia mengungkapkan nama yang dimaksud. Namun memastikan sosok tersebut berasal dari kalangan pemerintah dan akan diumumkan pada waktunya.

Ia menegaskan pengumuman resmi mengenai calon gubernur beserta struktur kelembagaan PFII akan dilakukan setelah seluruh tahapan pembentukan lembaga selesai sesuai mekanisme yang telah disiapkan pemerintah.

Baca juga: INDEF sebut PFII syariah bisa jadi daya tawar pembeda

Baca juga: Komisi XI: PFII peluang RI tangkap momentum perpindahan modal global

Selain membahas kepemimpinan, Airlangga mengungkapkan pemerintah juga masih mematangkan lokasi operasional PFII dengan mempertimbangkan sejumlah alternatif yang dinilai strategis untuk mendukung fungsi kelembagaan.

Menurut Airlangga salah satu lokasi yang dipertimbangkan berada di kawasan milik InJourney dekat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Termasuk Jakarta juga masuk dalam opsi awal.

Pemerintah masih mengkaji lokasi terbaik sehingga belum dapat memastikan termasuk apakah kawasan Danareksa di Jakarta atau lokasi lain akan dipilih sebagai kantor lembaga tersebut.

Airlangga mengatakan seluruh keputusan mengenai kepemimpinan maupun lokasi PFII akan ditetapkan setelah kelembagaan resmi terbentuk sehingga proses transisi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," bebernya.

Sementara terkait jadwal pengumuman, Airlangga memberi sinyal agar publik menunggu pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026.

"(Tanggal) 14 (Agustus) itu nanti dengarkan pidato Bapak Presiden," katanya singkat.

Baca juga: Wamenkeu nilai PFII di Bali buka peluang baru selain pariwisata

Baca juga: Airlangga ungkap lokasi PFII bakal disiapkan di Jakarta dan Bali

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya