Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus memperkuat penindakan terhadap rokok ilegal.
Ia menuturkan, penangkapan terhadap kegiatan ilegal yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) saat sudah kuat dan akan terus dilanjutkan.
"Pak Djaka (Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama) telah bekerja dengan teman-teman Direktorat Jenderal Bea dan Cukai," kata Suahasil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
"Sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat dan akan kita lanjutkan terus," tambahnya.
Baca juga: Ekonom nilai penunjukan Suahasil jaga kesinambungan kebijakan fiskal
Suahasil menerangkan bahwa kegiatan ilegal yang menjadi perhatian Bea Cukai selama ini tidak terbatas pada rokok, tetapi juga mencakup berbagai jenis barang dan aktivitas ilegal lainnya.
"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," kata dia.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Keuangan dalam menjalankan fungsi menjaga kesehatan APBN hingga menjaga stabilitas ekonomi.
Adapun Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9).
Baca juga: Menkeu Suahasil akan dalami perombakan di Ditjen Bea Cukai
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada Kabinet Merah Putih.
Dengan pengalaman panjang di bidang akademik, kebijakan fiskal, dan Kementerian Keuangan, Suahasil kini mendapat amanah baru untuk memimpin Kementerian Keuangan.
Penunjukan tersebut membuat sosok Suahasil kembali menjadi perhatian publik.
Sebelum masuk lebih jauh ke pemerintahan, ia telah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan kebijakan ekonomi.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·