MDB bersiap bantu negara terancam krisis akibat konflik global

11 jam yang lalu 2
Dengan menggabungkan kekuatan finansial, pengetahuan, dan kemitraan kami, kami membantu negara-negara mengatasi tekanan saat ini sekaligus membangun ketahanan untuk masa depan

Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Bank Pembangunan Multilateral (MDB) memperkuat kerja sama untuk membantu negara-negara yang terancam mengalami krisis akibat tekanan global, termasuk konflik Timur Tengah.

Pimpinan MDB tersebut mencakup African Development Bank Group, Asian Development Bank, Asian Infrastructure Investment Bank, Council of Europe Development Bank, European Bank for Reconstruction and Development, European Investment Bank, Inter-American Development Bank Group, Islamic Development Bank, New Development Bank, dan Grup Bank Dunia.

“Dengan menggabungkan kekuatan finansial, pengetahuan, dan kemitraan kami, kami membantu negara-negara mengatasi tekanan saat ini sekaligus membangun ketahanan untuk masa depan,” kata Presiden Asian Development Bank (ADB) dan Ketua Kelompok Kepala MDB Masato Kanda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

MDB mencatat bahwa dampak dari perkembangan global saat ini sudah mulai dirasakan melalui kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasokan, dan kondisi keuangan yang makin ketat.

MDB pun berupaya membantu negara-negara dan klien mengelola risiko, menjaga stabilitas makroekonomi, serta melindungi kelompok masyarakat yang rentan.

Baca juga: PBB: Tingkatkan kapasitas pinjaman MDB untuk percepat transisi energi

Upaya itu utamanya berfokus pada pengembangan sektor swasta, penciptaan lapangan kerja, infrastruktur, serta pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang, sesuai dengan mandat, strategi dan fokus operasional masing-masing.

Para pimpinan MDB menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan upaya bersama di bidang-bidang prioritas lainnya, termasuk akal imitasi (AI).

Para pimpinan MDBs menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja secara lebih efektif sebagai sebuah sistem, termasuk dengan lebih memfokuskan pada kualitas dan nilai.

Mereka menyepakati kerangka kerja bersama mengenai Nilai untuk Uang (Value for Money) dalam pengadaan guna memastikan kualitas dan keberlanjutan proyek-proyek yang didanai MDB, yang akan disesuaikan oleh masing-masing bank dengan konteks operasionalnya sendiri.

Mereka juga menyoroti kemajuan dalam penerapan kerangka kerja saling ketergantungan untuk memastikan pembiayaan bersama yang lancar bagi proyek-proyek MDB.

Baca juga: BI tegaskan komitmen jaga stabilitas dalam pertemuan IMF-Bank Dunia

Baca juga: Bertemu IMF, Menkeu pastikan RI punya bantalan fiskal memadai

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya