Kemenlu harapkan IGS 2026 di Makassar hasilkan diplomasi investasi  

1 jam yang lalu 3
Tentunya melalui momen IGS ini kami membuka pintu, memfasilitasi apa yang dibutuhkan daerah

Makassar (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengharapkan kegiatan Internasional Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang dihadiri puluhan delegasi negara mitra selama 23–25 Juni 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dapat menghasilkan diplomasi investasi ekonomi dari berbagai aspek potensial.

"Tentunya melalui momen IGS ini kami membuka pintu, memfasilitasi apa yang dibutuhkan daerah," ujar Direktur Diplomasi Publik Direktorat Jenderal (Ditjen) Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu Ani Nigeriawati saat konferensi pers jelang pelaksanaan IGS di Makassar, Senin.

Kota Makassar dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan IGS Diplomatic Tour 2026, kata dia, karena memiliki sejumlah potensi yang bernilai investasi, seperti segi pariwisata, kuliner, dan lainnya.

"Satu, promosi terhadap potensi yang dimiliki oleh Kota Makassar, baik dari aspek perdagangannya, investasinya, pariwisata, dan kuliner Makassar yang sangat kaya. Dan di setiap daerah di Indonesia, ada potensi kuliner, Indonesia sangat kaya," tuturnya.

Baca juga: Kawasan Losari - CPI disterilkan sambut delegasi mancanegara IGS 2026

Tidak hanya dari aspek rasa, lanjutnya, namun ada cerita maupun identitas masing-masing makanan, sebab rasa dan ceritanya pasti berbeda-beda. Inilah kesempatan bagi konstituen internasional diplomatik asing mengenal Makassar secara langsung dengan berbagai macam potensinya.

Hal-hal tersebut, menurutnya, dapat dikonversi menjadi potensi bisnis dan investasi, sekaligus menjembatani komunikasi delegasi antarnegara.

"Karena belum kenal, maka kenalan dulu, penjajakan, lalu terjalin komunikasi. Tindak lanjutnya, outputnya, kita harapkan menjadi pintu awal yang efektif untuk terjalinnya jejaring, komunikasi, dan tentunya hubungan kerja sama. Kedua, juga dari aspek minat untuk ekspor produk unggulan dari Makassar," ucap Ani.

Dengan demikian, kata dia, peluang investasi semakin terbuka lebar terhadap sejumlah potensi yang ada, termasuk kerja sama sister city ataupun city diplomasi.

Ketiga, lanjut dia, harapannya mereka yang datang membawa wisatawan dari negara asal mereka untuk menikmati keindahan alam dan memahami sejarah Kota Makassar.

Baca juga: Membuka koridor diplomasi lewat kuliner

"Apalagi, Makassar adalah hub di kawasan Indonesia timur untuk logistik hub maritim. Jadi di situlah poin yang ingin kita lakukan, karena kita adalah mitra untuk membangun sinergi kuat antara pusat dan daerah," paparnya.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Firman Hamid Pagarra menambahkan momen ini adalah cara untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemkot Makassar dan negara mitra yang hadir di IGS 2026.

Selain itu Pemkot Makassar dapat membangun komunikasi dengan perwakilan duta besar Republik Indonesia (RI) di luar negeri untuk menyelenggarakan festival budaya yang mencakup seni, makanan, dan forum bisnis. Selain itu bertukar informasi terkait kebijakan dan peraturan produk yang akan diekspor ke negara mitra.

Pemerintah Daerah (Pemda) 24 kabupaten/kota di Sulsel diharap hadir mengikuti agenda pertemuan bisnis untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerahnya, seperti di Toraja, Maros dan lainnya.

Baca juga: Pemkot Makassar kurasi potensi investasi daerah untuk IGS 2026

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya