Jenewa Siaga, Ribuan Demonstran Siap Kepung Kota Jelang KTT G7

2 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Ribuan demonstran anti-G7 bersiap turun ke jalan di Jenewa, Swiss pada Minggu (14/6), sehari sebelum para pemimpin tujuh negara industri terbesar dunia membuka pertemuan tahunan mereka di Evian, Prancis.

Koalisi "No-G7" yang merupakan gabungan lebih dari 60 asosiasi, serikat buruh, dan kelompok sayap kiri menyatakan penolakan terhadap apa yang mereka sebut sebagai "fasisme dan imperialisme."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons hal tersebut, Jenewa kini bersiaga penuh. Pemerintah setempat berupaya keras mencegah terulangnya insiden 2003, ketika demonstran anti-G7 menimbulkan kerusakan senilai jutaan dolar di kota itu.

Toko, supermarket, bioskop, hingga gedung universitas memasang papan pelindung di fasad bangunan mereka, termasuk yang lokasinya jauh dari rute demonstrasi.

Sejumlah acara di kota juga dibatalkan. Rumah sakit utama menyiapkan tenda darurat guna mengantisipasi lonjakan korban.

Pemerintah Swiss mengizinkan demonstrasi hanya di sisi utara kota yang jauh dari pusat dan kawasan pertokoan mewah.

Rencana koalisi menggelar counter-summit di kota perbatasan Prancis, Annemasse, dibatalkan setelah pihak berwenang Prancis memberlakukan sejumlah pembatasan.

"Yang pada dasarnya kami sesalkan adalah Prancis tidak menciptakan kondisi yang mendukung diadakannya semacam KTT, kontra-KTT, pertemuan, forum, atau diskusi (di wilayah perbatasannya)," kata Menteri Keamanan Jenewa, Carole-Anne Kast, dikutip dari AFP.

"Kami berharap dapat menikmati akhir pekan yang indah dengan beberapa momen yang menyenangkan," ujar Alice Lefrancois, juru bicara koalisi.

Selain itu, Prancis mengerahkan hampir 16.000 personel gabungan polisi, gendarme, tentara, pemadam kebakaran, dan petugas perbatasan. Menurut prefektur regional Haute-Savoie, tim gabungan ini akan beroperasi menggunakan perahu, sepeda motor, drone, unit berkuda, serta anjing pelacak.

Swiss menyetujui pengerahan 2.000 hingga 5.000 personel militer guna mendukung kepolisian kantonal. Sekitar 4.000 tentara Swiss berjaga di darat, di Danau Jenewa, dan di udara, berkoordinasi dengan militer Prancis.

Pemerintah Swiss juga telah menutup 25 dari 35 pos lintas batas sejak Kamis (11/6), memicu kemacetan panjang di kedua arah.

KTT G7 mempertemukan kepala pemerintahan Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat, beserta sejumlah pemimpin negara undangan.

Sebagian besar pemimpin dijadwalkan tiba melalui Bandara Jenewa sebelum melanjutkan perjalanan ke Evian, sekitar 40 kilometer ke arah timur laut.

Pertemuan berlangsung selama tiga hari dan disebut sebagai salah satu pergelaran diplomatik multilateral terbesar dalam situasi geopolitik yang tengah bergejolak di kawasan Timur Tengah.

(lom)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya