Jakarta, CNN Indonesia --
Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC) Karim Khan dicopot dari jabatannya atas tuduhan pelanggaran seksual.
Pencopotan Khan berdasarkan pemungutan suara yang digelar Majelis Negara pada Jumat (24/7), saat ICC juga tengah menghadapi reaksi keras dari Amerika Serikat dan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS dan Israel menekan ICC, setelah Karim Khan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan saat itu Yoav Gallant.
Imbasnya, pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi kepada Khan dan beberapa pejabat serta hakim ICC lainnya atas surat perintah penangkapan Netanyahu.
Meski demikian kepala tim hukum Khan, Tayab Ali, mencatat bahwa panel yudisial memutuskan bahwa temuan oleh Kantor Layanan Pengawasan Internal Perserikatan Bangsa Bangsa tak membuktikan adanya pelanggaran maupun penyimpangan tugas Khan.
"Keputusan ini memiliki implikasi serius di luar kasus individu Khan," kata Ali, dikutip Al Jazeera.
"Kemandirian ICC bergantung pada perlindungan para pejabatnya dari pemecatan melalui proses yang bersifat politis, tidak adil secara prosedural, atau tidak konsisten dengan temuan badan peradilan independen," imbuhnya.
Pengacara itu juga menambahkan bahwa Khan dipecat melalui pemungutan suara eksekutif saat berada di bawah sanksi, dan saat Mahkamah berada di bawah tekanan politik yang sangat besar.
Usai pencopotan Khan, ICC akan dipimpin oleh wakil jaksa penuntut Nazhat Shameen Khan dan Mame Mandiaye Niang.
Sebelumnya penuduh Khan, yang namanya diidentifikasi sebagai Sarah, baru-baru ini mengaku menerima perilaku penyimpangan dari Karim Khan berupa sentuhan dan meraba-raba. Namun Khan membantah tuduhan itu.
Karim Khan telah memimpin penyelidikan terhadap berbagai konflik. Namun keputusannya pada 2024 lalu untuk menangkap Netanyahu atas tuduhan perang di Gaza memicu reaksi keras dari pemerintah dan kelompok-kelompok advokasi.
(dna)
Add
as a preferred source on Google

2 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·