Israel Laporkan Kasus Pertama Suspek Ebola

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan Israel tengah memantau kasus dugaan virus Ebola, setelah seorang pelancong mulai menunjukkan gejala awal infeksi virus tersebut.

Individu yang berpotensi terinfeksi Ebola itu diketahui baru kembali dari Republik Demokratik Kongo pekan ini, dan mengalami beberapa gejala seperti demam dan sakit kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenkes Israel kemudian memindahkan individu tersebut dan diisolasi ke Rambam Health Care, yang telah ditetapkan sebagai pusat medis untuk kasus-kasus seperti itu.

Dalam pernyataan terbarunya pada Sabtu (20/6) seperti dilansir Jerusalem Post, Kemenkes Israel mengatakan individu tersebut sedang dirawat dalam isolasi dan hasil tes akhir diperkirakan akan keluar dalam 48 jam ke depan.

Mereka menegaskan bahwa temuan itu masih berupa dugaan dan investigasi epidemiologis sedang dilakukan untuk melacak kontak.

Otoritas terkait juga disebut tengah melakukan investigasi epidemiologis untuk mengidentifikasi siapa pun yang mungkin berisiko karena kontak dengan pasien yang diduga terinfeksi.

"Peralatan pelindung dan perlengkapan khusus telah sepenuhnya dipasok, mekanisme deteksi dini untuk pelancong yang kembali dari daerah terdampak telah ditetapkan, dan sistem deteksi laboratorium untuk infeksi Ebola telah didirikan," demikian keterangan Kemenkes Israel.

Hingga saat ini terdapat 933 kasus terkonfirmasi dan 245 kematian akibat virus Ebola di Kongo.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Baca Artikel Selengkapnya