IRGC Beri Peringatan Keras: Perang Diperluas Melebihi Timteng Jika AS-Israel Lancarkan Serangan Lagi

1 jam yang lalu 3

Warga berjalan melewati papan reklame yang menampilkan Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), di pusat kota Teheran, Iran, 6 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Rabu (20/5/2026) mengeluarkan peringatan bahwa agresi baru Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran akan memicu sebuah perang yang luas melebihi kawasan Timur Tengah. IRGC menegaskan, Iran akan melancarkan serangan balasan yang tak diharapkan musuh.

Dalam pernyataan dengan kalimat yang keras dikutip Mehr News, Rabu (20/5/2026), IRGC menyebut "musuh Amerika-Zionis", dengan mengatakan bahwa Washington dan Israel telah gagal belajar dari kekalahan strategis berulang dan lagi-lagi menebar ancaman. IRGC mengatakan, meski AS dan Israel melancarkan serangan dengan kekuatan penuh pada perang lalu, Iran belum mengerahkan kapabilitas penuh dalam membalas.

Jika agresi berulang, IRGC menegaskan, "perang di kawasan yang sebelumnya dijanjikan kali ini akan diperluas melebihi kawasan (Timur Tengah), dan pukulan telak kami akan membawa kalian ke kerusakan berkeping-keping yang tidak bisa anda bayangkan."

Mengutip ayat Al Quran, dalam memerangi mereka yang mendobrak sumpah dan mengolok-olok iman mereka, IRGC mendeklarasikan, "Kami adalah pria-pria perang, dan anda akan melihat kekuatan kami di medan perang, bukan di dalam pernyataan-pernyataan kosong dan halaman-halaman virtual."

Baca Artikel Selengkapnya