Iran Peringatkan AS: Perang di Timteng Meluas jika Lanjutkan Serangan

2 jam yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Tentara Nasional Iran memberikan peringatan keras bahwa perang di kawasan Timur Tengah akan meluas secara geografis jika Amerika Serikat (AS) memilih untuk terus melanjutkan serangan terhadap Republik Islam tersebut.

Peringatan dari Iran ini dilontarkan menjelang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington, AS.

"Saya percaya jika pihak Amerika sekali lagi tertipu oleh muslihat Zionis, atau bergerak seirama dengan mereka dan bersikeras melanjutkan perang, khususnya melalui serangan udara, maka secara geografis wilayah perang ini akan semakin meluas," ujar Juru Bicara Militer Iran Mohammad Akraminia kepada stasiun televisi pemerintah pada Minggu (26/7), seperti dilansir AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akraminia menyebutkan bahwa skala peperangan sejatinya telah meluas hingga ke Selat Bab al-Mandab di pintu masuk Laut Merah, merujuk pada ketegangan militer terkini yang melibatkan kelompok pemberontak Houthi di Yaman yang disokong Iran.

"Jangkauan operasi kami saat ini mencakup seluruh kawasan, mulai dari basis-basis militer AS di Yordania hingga negara-negara di sepanjang Teluk Persia," tegas Akraminia.

Lebih lanjut, Akraminia menilai situasi yang dihadapi AS di Timur Tengah saat ini sangat "sulit dan tidak stabil". Ia memprediksi Washington kini tengah sibuk "mencari strategi baru" untuk menghadapi situasi di kawasan tersebut.

"Kami telah bersiap menghadapi setiap opsi dan skenario yang mungkin terjadi," tutur Akraminia.

Pernyataan dari pihak militer Iran ini mengemuka setelah Israel mengumumkan pada Jumat (24/7) lalu bahwa Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa (28/7) mendatang.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya