Industri aset kripto perkuat literasi tingkatkan pertumbuhan investor

1 hari yang lalu 3
Pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi

Jakarta (ANTARA) - Pelaku industri aset kripto terus memperkuat literasi masyarakat untuk meningkatkan investor di sektor tersebut menyusul pertumbuhan pasar aset kripto nasional.

CEO Indodax William Sutanto menegaskan edukasi menjadi hal terpenting dalam mendukung pertumbuhan industri aset digital yang semakin berkembang di Indonesia.

"Pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor aset kripto nasional per April 2026 telah mencapai 21,7 juta pengguna, tumbuh lebih dari 50 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 14,16 juta investor.

Hal itu, menurut dia menandakan pertumbuhan industri aset kripto Indonesia terus menunjukkan tren positif sehingga para pelaku industri kripto Tanah Air kiat meningkatkan literasi aset kripto serta pertumbuhan pasar aset kripto nasional.

William menyatakan, perkembangan industri aset kripto Indonesia menunjukkan aset digital semakin diterima sebagai bagian dari ekosistem keuangan modern. Namun, pertumbuhan tersebut juga perlu didukung oleh kolaborasi yang kuat antara pelaku industri, regulator, komunitas, dan masyarakat.

"Kami akan terus menghadirkan layanan yang aman, transparan, dan sesuai regulasi, sekaligus memperluas berbagai program edukasi agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat memahami aset kripto dan teknologi blockchain secara lebih bijak," katanya.

Melalui berbagai program edukasi yang menyasar mahasiswa, komunitas, hingga pelaku usaha, pihaknya terus mendorong pemahaman masyarakat terhadap aset kripto dan teknologi blockchain sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital Indonesia.

Terkait upaya tersebut Indodax meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah Ksatria CFX 2026 yang diselenggarakan PT Central Finansial X (CFX) sebagai bagian dari rangkaian CFX Crypto Conference 2026 pada Senin (8/6) lalu.

Penghargaan tersebut yakni Arjuna Awards-Komitmen Literasi & Edukasi yang dianugerahkan kepada anggota bursa yang berkomitmen, serta dinilai aktif dan konsisten dalam mendorong literasi serta edukasi aset kripto kepada masyarakat.

Kemudian Bima Awards-Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto, diberikan kepada anggota bursa yang berkontribusi tinggi terhadap pertumbuhan pasar aset kripto nasional.

"Penghargaan di bidang edukasi memiliki makna yang sangat penting bagi kami. Industri aset kripto dapat tumbuh secara sehat apabila masyarakat memahami manfaat, risiko, serta cara berinvestasi yang bertanggung jawab," ujar William.

Ke depan, tambahnya, perusahaan akan terus memperkuat edukasi, inovasi, dan tata kelola yang baik guna mendukung terciptanya ekosistem aset digital Indonesia yang semakin matang dan berdaya saing global.

Baca juga: Industri kripto perkuat standar keamanan dan sistem kepatuhan

Baca juga: Bursa Kripto luncurkan indeks aset kripto pertama CFX10

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya