Indonesia-Swiss perkuat kerja sama pendidikan tinggi

1 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Swiss memperkuat kerja sama pendidikan tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Padjadjaran Bandung (Unpad) dan Universitas Bern.

MoU yang diinisiasi oleh KBRI Bern, Departemen Hukum Bisnis Transnasional Fakultas Hukum Unpad dan World Trade Institute Universitas Bern itu ditandatangani di Universitas Bern pada 19 Oktober dan disaksikan Duta Besar RI untuk Swiss Ngurah Swajaya.

"Penandatanganan MoU ini merupakan wujud penguatan kerja sama Indonesia-Swiss, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kapasitas akademik," kata Dubes Ngurah sebagaimana siaran pers KBRI Bern di Jakarta, Kamis.

Ia berharap peneliti dan sivitas akademika di kedua negara dapat memanfaatkan kerja sama ini secara optimal guna memperluas jejaring internasional, mengembangkan penelitian bersama, serta meningkatkan pertukaran SDM berkualitas.

Lebih lanjut, dubes juga menekankan pentingnya memanfaatkan keunggulan kedua institusi dalam bidang hukum perdagangan internasional untuk mendukung implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–EFTA (Indonesia–EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement/IE-CEPA) yang dicapai sejak 2018.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga berpotensi dikembangkan lewat diskusi meja bundar yang melibatkan pakar perjanjian internasional untuk merumuskan rekomendasi optimalisasi pemanfaatan IE-CEPA bagi kedua negara.

Adapun MoU tersebut mencakup penelitian bersama, kerja sama pengajaran, pertukaran mahasiswa doktoral, magister, dan staf pengajar, serta peluang bagi mahasiswa terpilih mengikuti program MILE dan TRAIL+ di WTI Universitas Bern.

Dosen Unpad, Prita Amalia, menyambut baik kolaborasi tersebut. "Harapan kami MoU ini dapat menjadi dasar kuat untuk mengimplementasikan komitmen kerja sama untuk pemajuan dan pengembangan pendidikan serta penelitian, baik antara kedua institusi maupun dalam konteks antarnegara," katanya.

Sementara itu, Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Bern, Dahlia Kusuma Dewi menyebutkan capaian ini secara khusus menjadi salah satu tonggak penting dalam penguatan kerja sama bilateral bidang pendidikan melalui komitmen kerja sama riil.

Baca juga: KBRI Bern dukung kemitraan Kadin-Suissenegoce latih SDM perdagangan

Baca juga: KBRI Bern pererat kemitraan Indonesia-Swiss lewat resepsi diplomatik

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya