Jombang, NU Online
Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Jombang mengimbau kepada seluruh masyarakat Jombang untuk tidak menyelenggarakan kegiatan menggunakan sound system berskala besar selama berlangsungnya Muktamar ke-35 NU.
Imbauan tersebut berlaku selama 5 hari mulai 27 hingga 31 Agustus 2026 sebagai bentuk hormat dan menjaga kekhidmatan agenda Muktamar ke-35 NU yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Jombang, AKBP Ardi Kurniawan meminta masyarakat dapat memahami arti penting agenda keumatan tersebut dengan saling menyesuaikan jadwal kegiatan warga yang berpotensi mengundang kerumunan massa.
"Jadi kami mengimbau masyarakat Jombang untuk tidak menggelar karnaval atau kegiatan lain yang menggunakan sound system skala besar, karena bertepatan dengan pelaksanaan Muktamar NU," ujar AKBP Ardi Kurniawan diberitakan NU Online Jombang, Senin (27/7/2026).
Ia menyarankan agar masyarakat dapat mengatur ulang jadwal agenda publik dengan memajukan atau memundurkan pelaksanaan agenda dari jadwal yang telah disepakati sebelumnya.
"Apabila ada perayaan karnaval atau kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, sebisa mungkin diundur atau dimajukan sehingga tidak bertabrakan dengan pelaksanaan Muktamar," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa pemilihan Kabupaten Jombang, khususnya Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi diselenggarakannya Muktamar ke-35 NU harus disambut baik dan maksimal.
Dalam hal ini, jajaran kepolisian berkomitmen menghadirkan skema pengamanan terbaik dengan melibatkan sinergi lintas instansi.
Sebagaimana diwartakan NU Online Jombang sebelumnya, Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang akan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 terus dimatangkan oleh panitia lokal, termasuk dari sisi keamanan. Panitia memastikan pengerahan ribuan personel gabungan dan pemasangan ratusan kamera pengawas (CCTV) di berbagai titik.
Langkah ini diambil mengingat tingginya antusiasme warga Nahdliyin dan masyarakat umum yang diprediksi akan memadati lokasi acara.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrazaq Sholeh (Gus Rozaq), menegaskan pentingnya pengamanan ekstra dalam forum musyawarah tertinggi di NU ini.
"Muktamar tentunya akan menarik banyak masyarakat untuk turut datang, tentunya dalam hal keamanan kita harus memikirkannya lebih dari biasanya karena jumlah peserta yang hadir nantinya di luar jumlah normal," jelasnya.

3 jam yang lalu
5




English (US) ·
Indonesian (ID) ·