IIF beri bantuan pendidikan bagi pelajar tunanetra di Jakarta

1 bulan yang lalu 26

Jakarta (ANTARA) - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memberikan bantuan pendidikan bagi pelajar tunanetra di SLB-A (Sekolah Luar Biasa bagian A) Pembina Tingkat Nasional Jakarta.

Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif sekaligus menyambut Hari Pendidikan Nasional.

“Kami berharap IIF dapat terus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan serta pemberdayaan inklusif,” kata Rizki berdasarkan keterangannya di Jakarta, Jumat.

Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan itu diselenggarakan pada 24 April 2026 bekerja sama dengan Yayasan Helping Hands.

Dalam kegiatan itu, menurut dia, digelar edukasi mengenai cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, sesi berbagi mengenai dunia kerja bagi penyandang disabilitas, serta kegiatan team building interaktif bersama para pelajar.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan berupa tiga unit laptop untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan memberikan bantuan pendidikan senilai Rp25 juta bagi pelajar di sekolah tersebut.

Rizki mengatakan kegiatan sosial itu bertujuan memberikan wawasan, motivasi, serta membangun kepercayaan diri para pelajar.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, motivasi, serta membangun kepercayaan diri pelajar tunanetra agar lebih siap menghadapi masa depan,” ujar dia.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari IIF Act, wadah keterlibatan karyawan dalam program tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui program itu, karyawan didorong untuk berkontribusi langsung dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

IIF merupakan lembaga keuangan nonbank yang dibentuk pemerintah melalui Kementerian Keuangan bersama lembaga keuangan internasional untuk mendukung pembiayaan infrastruktur di Indonesia.

Chief Risk Officer IIF Lestari Umardin mengatakan perusahaan berkomitmen melanjutkan program serupa bersama berbagai pihak.

“Melalui kolaborasi, kami ingin memastikan akses pendidikan yang setara dan bermakna dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” kata Lestari.

Melalui kegiatan tersebut, perusahaan menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya